Suara.com - Gelandang serang Madura United, Diego Assis ternyata punya ritual unik tiap pagi.
Ya, seperti dikutip dari laman resmi klub, eks pemain Persela Lamongan itu ternyata punya ritual unik untuk mendongkrak performanya sebelum berlaga.
Sebelum berlaga, saat pagi hari, Diego Assis kerap mengkonsumsi kudapan yang biasa di Madura disebut Apen.
FYI, di Madura, makanan Apen masuk dalam keluarga jajanan pasar. Kudapan ini kerap ditemukan saat gelaran tahlilan atau pengajian.
Saat menikmati Apen, Diego biasa memakannya dengan tambahan dua sendok madu plus ditemani secangkir kopi hitam.
Ia menyebut bahwa apen sangat familiar baginya. Di Brasil makanan tersebut dikenal dengan nama penqueca.
Pengueca, katanya biasa ditemukan di resto hotel bertaraf internasional di Brasil. Tak hanya di Brasil, makanan jenis apen ternyata juga populer di Eropa terutama di Finlandia.
"Istri saya selalu buatkan ini, soalnya di Brasil hanya ada di hotel internasional tidak ada di hotel-hotel biasa," ungkapnya.
"itu juga populer di Eropa. Saya pernah main di Eropa ya seperti di Finlandia. Di Brasil kami menyebutnya panqueca," jelasnya.
Baca Juga: Liga 1: Arema FC Batal Menang di Pakansari, PSM Pecundangi Madura United
Diego menambahkan, selain memiliki wujud yang sama, apen dan panqueca juga memiliki cita rasa yang tak berbeda.
"Rasanya sama, kami memang menyebutnya itu panqueca, sama. Enak sekali, ini biasanya disandingkan dengan minuman coklat, susu atau kopi seperti saya ini," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda