Suara.com - Wolfgang Pikal memutuskan mundur sebagai pelatih Persebaya Surabaya usai pasca kekalahan skuatnya atas PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Karno dalam lanjutan Liga 1 2019.
Kekalahan Persebaya tersebut memunculkan kekecewaan suporter Persebaya sehingga membuat rusuh di stadion GBT. Berita tersebut menjadi salah satu dari lima pilihan berita menarik kanal bola Suara.com, Rabu (30/10/2019).
1. Resmi! Wolfgang Pikal Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persebaya
Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal resmi meninggalkan jabatannya. Dikonfirmasi Twitter resmi Persebaya, Rabu (30/10/2019) sore, Pikal memilih step down alias mundur.
Keputusan diambil oleh Pikal setelah Persebaya takluk 2-3 dari sang tamu, PSS Sleman pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10/2019).
2. Gubernur Jatim Sedih dan Prihatin Lihat Aksi Brutal Bonek
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku sedih dan prihatin terkait insiden kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya usai pertandingan Persebaya melawan PSS Sleman pada Selasa (29/10/2019).
“Jangan tanya perasaan saya melihat ini. Saya sangat sedih dan prihatin,” tulisnya pada akun resmi instagram pribadinya @khofifah.ip pada Rabu (30/10/2019) pagi.
Baca Juga: Ubah Fans Klub Jadi Koperasi Hingga Basmi Mafia, Misi Arif Menuju PSSI I
3. Soal Vandalisme Bonek di Gelora Bung Tomo, Ini Respons Kemenpora
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui sang Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto angkat bicara terkait kericuhan yang terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (29/10/2019). Kericuhan terjadi setelah laga Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman rampung.
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah Persebaya memang menyerah dengan skor 2-3.
4. Rusuh di GBT, Dispora Surabaya Panggil Panpel dan Manajemen Persebaya Besok
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus