- Smartwatch tertentu dari merek seperti Apple dan Samsung aman digunakan untuk berenang di air laut, bukan untuk aktivitas bertekanan tinggi.
- Kandungan garam pada air laut dapat meninggalkan residu dan merusak performa perangkat jika terpapar secara terus-menerus tanpa perawatan tepat.
- Pengguna wajib membilas perangkat dengan air tawar serta mengeringkannya secara menyeluruh guna mencegah kerusakan komponen dan gangguan pengisian daya.
Suara.com - Apakah aman memakai smartwatch untuk berenang di air laut? Jawabannya tidak bisa disamaratakan untuk semua perangkat.
Smartwatch dengan fitur ketahanan air memang dirancang untuk digunakan dalam kondisi tertentu, termasuk berenang. Namun, water resistant bukan berarti smartwatch kebal terhadap semua jenis air dan segala aktivitas di dalam air.
Air laut juga memiliki kandungan garam yang dapat meninggalkan residu pada perangkat. Karena itu, pengguna perlu melihat spesifikasi smartwatch sekaligus mengikuti petunjuk perawatan dari produsennya.
Apakah smartwatch boleh dipakai berenang di laut?
Pada smartwatch yang memang memiliki rating dan rekomendasi untuk aktivitas berenang atau open-water swimming, perangkat umumnya dapat digunakan di laut.
Misalnya, Apple menyebut Apple Watch Series 2 dan model yang lebih baru dapat digunakan untuk aktivitas air dangkal seperti berenang di kolam renang atau laut. Apple Watch Series 11 juga memiliki ketahanan air 50 meter berdasarkan ISO 22810:2010 dan dinyatakan dapat digunakan untuk aktivitas air dangkal seperti berenang di kolam atau laut.
Namun, hal tersebut tidak berarti semua smartwatch dengan angka ketahanan air tertentu otomatis cocok untuk berenang di laut.
Samsung, misalnya, menjelaskan bahwa sejumlah Galaxy Watch dan Galaxy Fit dapat digunakan di kolam renang atau perairan dangkal. Perusahaan juga mengingatkan bahwa ketahanan air perangkat dapat berkurang seiring waktu.
Artinya, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat tulisan 5ATM, IP68, atau angka kedalaman pada spesifikasi, tetapi juga membaca panduan resmi untuk model yang digunakan.
Jangan terkecoh dengan angka 50 meter atau 5ATM
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap smartwatch dengan rating 50 meter berarti perangkat aman digunakan sampai kedalaman 50 meter dalam semua kondisi.
Padahal, standar ISO 22810:2010 merupakan standar untuk ketahanan air pada jam tangan dan menetapkan persyaratan serta metode pengujian ketahanan air. ISO juga menjelaskan bahwa ketahanan terhadap air berkaitan dengan kondisi dan tekanan yang dialami perangkat.
Karena itu, angka pada rating ketahanan air bukan berarti pengguna bebas membawa smartwatch untuk scuba diving atau aktivitas air bertekanan tinggi.
Apple, misalnya, secara tegas membedakan smartwatch yang cocok untuk berenang dengan perangkat yang dirancang untuk aktivitas air lebih ekstrem. Apple Watch Series 10 dengan ketahanan air 50 meter dapat digunakan untuk berenang di kolam atau laut, tetapi tidak untuk scuba diving, ski air, atau aktivitas yang melibatkan air berkecepatan tinggi.
Air laut bisa memengaruhi kondisi smartwatch
Meski smartwatch dinyatakan dapat digunakan di laut, air asin tetap perlu diperhatikan.
Samsung menjelaskan bahwa garam dalam air laut dapat memengaruhi performa ketahanan air perangkat. Karena itu, pengguna dianjurkan mencuci smartwatch menggunakan air bersih setelah berenang di laut, kemudian mengeringkannya dengan kain lembut.
Garmin juga memberikan petunjuk serupa. Dalam panduan perawatan smartwatch-nya, Garmin menyarankan perangkat dibilas dengan air tawar setelah terkena air laut, klorin, dan sunscreen. Perusahaan menyebut langkah tersebut diperlukan untuk membantu menghilangkan endapan garam dan zat lain yang dapat menempel pada perangkat.