Suara.com - Bastian Schweinsteiger merasa prihatin dengan kondisi Thomas Muller di Bayern Munchen. Ia menyarankan mantan rekan setimnya itu untuk bergabung Manchester United.
Muller mulai kehilangan tempat di Bayern Munchen. Pada musim 2019/2020, ia baru tampil sebagai starter sebanyak tujuh kali. Ia kalah bersaing dengan Philippe Coutinho.
Padahal, Muller sebelumnya adalah pemain pilar Bayern Munchen dalam beberapa musim terakhir. Ia bagian kesuksesan FC Hollywood ketika menjuarai delapan trofi Bundesliga dan satu Liga Champions.
Muller pun disarankan oleh Schweinsteiger untuk bergabung Manchester United di bursa transfer Januari 2020. Sebab, eks penyerang Timnas Jerman itu masih memiliki kemampuan untuk bersaing.
"Situasinya berbeda dengan saya saat itu [ketika Schweinsteiger meninggalkan Bayern ke Manchester United]. Saya bermain setiap pertandingan, lalu van Gaal menghubungi saya, saya ingin mencoba sesuatu yang baru," kata Schweinsteiger, dikutip dari Bild.
"Thomas sering berada di bangku cadangan akhir-akhir ini, perubahan suasana bisa bagus di akhir karier - begitulah yang terjadi pada saya. Thomas masih memiliki kualitas hebat," imbuhnya.
Schweinsteiger mengaku Manchester United pernah mencoba mendatangkan Muller saat masih diasuh oleh Louis van Gaal. Namun, ketika itu Muller menolak tawaran tersebut dan memilih bertahan di Bayern Munchen.
Dengan usia yang kini sudah menginjak 30 tahun, Muller disarankan untuk kembali mempertimbangkan kesempatan berseragam Manchester United.
"Van Gaal benar-benar menginginkannya, selalu bertanya padaku, 'Apa yang sedang dilakukan Thomas temanmu?' Dia akan membuat kami bagus di United saat itu. Tetapi Thomas sedikit lebih muda, dia tidak ingin meninggalkan Munich. Mungkin itu telah berubah," tutup Schweinsteiger.
Baca Juga: 3 Fakta Shin Tae-yong, Digosipkan Jadi Calon Pelatih Anyar Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Jelang AS vs Paraguay, Mauricio Pochettino Tak Mau Banyak Basa Basi: Harus Menang Terus
-
Hasil Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Taeguk Warrior Menang Comeback 2-1!
-
Javier Aguirre: Harusnya Meksiko Menang 4-0 atas Afrika Selatan
-
Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026
-
Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi
-
Aura Tegang Warnai Latihan Terbuka Timnas Iran di Tijuana, Ada Apa?
-
Profil Julian Quinones, Pencetal Gol Pertama Piala Dunia 2026 Ternyata 'Raja' di Liga Arab Saudi