Suara.com - Alisson Becker nampaknya kurang puas dengan performa Liverpool meski sedang tampil menggila di sepanjang awal musim 2019/2020. Yang menjadi duduk persoalannya, The Reds selalu gagal clean sheet belakangan ini.
Liverpool memang melakoni start mulus di kompetisi musim ini. The Reds belum tersentuh dalam 11 laga Liga Primer Inggris, sehingga membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara.
Sementara di Piala Liga Inggris, Liverpool harus susah payah untuk lolos ke babak delapan besar. The Reds dipaksa bermain hingga babak adu penalti melawan Arsenal untuk menentukan pemenang, setelah hanya bermain imbang 5-5 di waktu normal.
Nasib hampir sama juga dialami pada ajang Liga Champions. Liverpool bahkan pernah kalah satu kali dan juga memainkan laga ketat melawan Salzburg, kendati akhirnya menang dengan skor 4-3.
Fakta inilah yang menjadi permasalahan bagi Alisson. Jika ditotal, Liverpool selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sedangkan terakhir kali clean sheet saat menaklukkan Sheffield United 1-0 pada akhir September.
''Selalu membuatku jengkel ketika kami kebobolan. Gol-gol bodoh! Ketika kami kebobolan dengan cara seperti itu, aku dan tim jengkel,'' ujar Alisson, seperti dikutip dari laman resmi klub.
''Kami selalu memiliki target yang sama untuk memenangi pertandingan dan clean sheet. Saat Anda kebobolan, pertandingan-pertandingan selalu menjadi lebih sulit,'' tandas kiper Timnas Brasil itu.
Lebih lanjut, rapuhnya gawang Liverpoll tak terlepas dari absennya Alisson beberapa waktu lalu karena cedera. Namun setelah ia kembali tampil dalam tiga laga terakhir, jala The Reds relatif aman dengan catatan tiga kali kebobolan.
Baca Juga: Superior di Liga Inggris Musim Ini, Klopp: Liverpool Mustahil Unbeaten
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026