Suara.com - Pelatih kawakan asal Italia, Fabio Capello, mengkritik sikap 'ngambekan' Cristiano Ronaldo di Juventus. Ia menilai sikap bintang Portugal itu tidak pantas ditunjukkan oleh sang juara.
Ronaldo tidak bermain penuh saat Juventus meraih kemenangan tipis 1-0 AC Milan pada pekan ke-12 Serie A Italia 2019/2020 di Allianz Stadium, Senin (11/11/2019) dini hari WIB.
Mantan pemain Real Madrid itu ditarik keluar pada menit ke-55 dan digantikan oleh Paulo Dybala. Ini adalah yang kedua kalinya Ronaldo ditarik keluar di tengah pertandingan.
Sebelumnya, Ronaldo juga ditarik keluar di tengah pertandingan saat Juventus meraih kemenangan 2-1 atas Lokomotiv Moskow di Liga Champions 2019/2020, Kamis (7/11/2019).
Sama seperti sebelumnya, Ronaldo menunjukkan sikap yang kurang senang setelah diganti. Kali ini, ia bahkan enggan duduk di bangku cadangan dan langsung menuju ruang ganti.
Di sisi lain, pergantian yang dilakukan oleh Maurizio Sarri terlebilang tepat. Dybala menjadi pahlawan kemenangan tim lewat golnya pada menit ke-77.
"Saya tak menyukai situasi seperti itu. Sikapnya tidak baik. Kenyataannya Cristiano Ronaldo tak bisa melewati lawan dalam tiga tahun terakhir," kata Capello, dilansir dari Sky Sports Italia.
"Ronaldo dulu bisa melakukannya, tapi sekarang dia mesti memulihkan diri, terutama di level fisik. Kecepatannya kurang," lanjutnya.
"Pergantian itu tindakan yang adil. Selamat untuk Sarri karena punya keberanian untuk membuat pergantian tersebut dan berhasil memenangi laga. Sarri meyakini seluruh pemain di skuat bisa bermain dan membuat perbedaan," imbuh mantan pelatih Timnas Inggris itu.
Baca Juga: Timnas U-19 Lolos Piala Asia, Indra Sjafri Termotivasi SEA Games 2019
Lebih lanjut, Capello mengaku akan memarahi Ronaldo jika dirinya menjadi Sarri. Sebab, sikap tersebut seperti tidak menghormati rekan-rekannya di Juventus.
"Itu bukan sikap yang baik. Dia tetap harus bersikap seperti juara ketika diganti, bukan hanya ketika semuanya berjalan baik. Dia harus menghormati rekan-rekan setimnya," ujar Capello.
"Jika saya menjadi Sarri, saya akan memarahinya dan bilang dia harus menghormati rekan-rekan setimnya," tuturnya menutup.
Berita Terkait
-
Maurizio Sarri Ungkap Alasan Ronaldo Ngambek Usai Diganti
-
Tak Terima Ditarik Keluar Saat Lawan AC Milan, Ronaldo Lakukan Ini
-
Lionel Messi Samai Rekor Hat-trick Cristiano Ronaldo di Liga Spanyol
-
Douglas Costa Enggan Remehkan AC Milan yang Terpuruk
-
AC Milan Pastikan Bakal Kawal Ketat Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung