Suara.com - Kisah inspiratif datang dari penggawa Timnas Putri Indonesia bernama Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo. Dimulai dari mimpi, ia akhirnya terpilih menjadi salah satu dari 20 pemain yang dibawa ke ajang SEA Games 2019.
Kabar bahagia tersebut Sabrina dapatkan pada Rabu (20/11/2019), kala pelatih Rully Nere menyebut namanya di dalam skuat skuat Garuda Pertiwi. Ini merupakan kesempatan kedua bagi dara cantik berusia 20 tahun itu memperkuat Indonesia, setelah tampil di ajang AFF Women di Thailand, Agustus lalu.
Mengetahui namanya terpilih ke dalam skuat Timnas Putri Indonesia, Sabrina mengaku bersyukur. Ia bertekad tampil maksimal demi memberikan hasil terbaik untuk Tanah Air.
''Yang pasti bersyukur dan bangga terpilih untuk mewakili Indonesia di SEA Games tahun ini. Alhamdulillah, sampai dipilih 20 pemain yang ikut ke SEA Games, nama saya salah satunya. Semoga bisa berkontribusi besar di Timnas Putri ini,'' kata Sabrina, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
Bagi Sabrina, tampil di SEA Games 2019 bak mimpi jadi nyata. Pemain bernomor punggung 5 itu merasakan betul ketatnya seleksi untuk menjadi pemain Timnas Putri Indonesia.
Sabrina pun mengisahkan awal mula mengikuti seleksi di bawah kendali pelatih Rully Nere di Sidoarjo, Jawa Timur pada bulan Mei. Ia dipanggil seleksi lantaran berhasil membawa gelar juara bagi tim Sumatera Selatan pada gelaran Piala Pertiwi di bulan April.
Setali tiga uang, Sabrina akhirnya terpilih menjadi salah satu pemain untuk mengikutip gelaran AFF Women di Thailand. Kini, ia lagi-lagi dipercaya untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat SEA Games 2019.
''Pastinya seleksi yang terakhir ini sangat ketat dan berat. Karena dari 40 pemain yang terpilih, sudah pasti mereka semua adalah pemain-pemain terbaik dari ratusan pemain sepak bola putri Iindonesia. Alhamdulillah Sabrina masih diberikan kepercayaan oleh pelatih. Mimpi yang menjadi kenyataan,'' tandas wanita kelahiran Situbondo itu.
Lebih lanjut, Sabrina mengaku sudah tahu lawan-lawan yang akan dihadapi pada SEA Games 2019, yang mana Indonesia tergabung dalam grup neraka bersama Thailand dan Vietnam. Melihat lawan-lawannya itu, ia mengaku tak gentar dan optimis meraih hasil maksimal.
Baca Juga: Lepas Skuat Timnas U-23 ke SEA Games, Ini Pesan Ketum PSSI
''Berada satu grup bersama Thailand dan Vietnam sudah pasti bukan hal yang mudah. Apalagi Thailand lebih berpengalaman dengan sudah pernah tampil di Piala Dunia. Tim kuat lain ada Vietnam, yang pada saat final AFF Women mengalahkan Thailand. Sungguh berat, tapi tidak ada yang tidak mungkin,'' tegas Sabrina.
Di tengah mengikuti seleksi hingga persiapan akhir, Sabrina merasa lebih baik dengan diadakannya Liga 1 Putri. Pemain Bali United itu mendapat banyak efek positif dengan adanya liga tersebut.
“Mimpi saya sejak dulu ialah masuk timnas, dan semua diawali terlebih dahulu dengan mimpi bisa tampil di liga. Sekarang liga sudah ada, menurut saya adanya liga memberikan hal positif buat saya dan teman-teman sesama pemain timnas,'' kata Sabrina, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu.
''Kami setiap hari pasti melakukan latihan baik fisik serta taktik, sehingga adaptasi tidak begitu sulit ketika kami masuk pemusatan latihan timnas. Hanya saja jadwal yang mepet sehingga berkaitan dengan jadwal istirahat dan recovery. Semoga liga putri makin lebih baik lagi sehingga timnas putri juga semakin baik,” imbuhnya.
Sabrina sendiri menjadi salah satu dari sembilan pemain gelandangan yang dibawa pelatih Rully Nere untuk SEA Games 2019. Perjuangan Sabrina dan kawan-kawan akan dimulai pada 29 November 2019 nanti kala menghadapi Vietnam di Stadion Binan, Filipina.
Berikut daftar 20 pemain Timnas Putri Indonesia untuk SEA Games 2019.
Berita Terkait
-
Teknik Dasar Kian Matang, Timo Scheunemann Puji Progres Pesepak Bola Putri di Bandung dan Yogyakarta
-
Rose BLACKPINK hingga Justin Bieber Siap Tampil di Grammy Awards 2026
-
Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!
-
Sabrina Chairunnisa Sentil Warganet yang Menghakimi Lula Lahfah
-
Jacksen F. Tiago Turun Gunung, Sebut Pembinaan Usia Dini Kunci Emas Sepak Bola Putri Indonesia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?