Suara.com - Persib Bandung harus rela menerima kekalahan dengan skor 0-2 di kandang sendiri dari Persela Lamongan, meski sang tamu sejatinya bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua dalam laga pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (3/12/2019) malam WIB.
Laga diawali dengan peluang berbahaya yang didapat oleh kubu Persela. Gelandang Persela, Rafael Oliveira melepaskan sepakan keras ke gawang Persib, namun masih berhasil diselamatkan kiper I Made Wirawan.
Tak lama setelah itu, yakni pada menit ke-11, Rafael berhasil membuka keunggulan Persela di kandang Persib. Pemain bernomor punggung 26 itu mencetak gol melalui sebuah sundulan.
Ketinggalan satu gol, kubu tuan rumah terlihat kehilangan konsentrasi. Hal tersebut terlihat dari koordinasi antar lini yang tidak efisien menjelang pertengahan babak pertama.
Peluang matang Persib baru tercipta pada menit ke-24 saat Kevin van Kippersluis berhasil mengisi celah di pertahanan Persela. Namun, sepakan Kevin masih terselamatkan oleh kiper Persela, Dwi Kuswanto.
Di menit ke-33, Kevin hampir menyeimbangkan nasib Persib. Sayang, tendangan bebasnya melesat di atas mistar gawang Dwi.
Sedangkan Persela juga hampir menambah keunggulan di menit ke-43. Striker maut Alex dos Santos melepaskan sepakan setelah berhasil menang satu lawan satu dengan Made Wirawan.
Sayang seribu sayang, bola sepakan Alex digagalkan oleh Ahmad Jufrianto yang berada di depan gawang Persib. Off the line!
Kejadian serupa terjadi di menit akhir babak pertama oleh Alex. Namun, yang menjadi penyelamat kali ini adalah kapten Persib, yakni Supardi Nasir Koordinasi pertahanan Persib terlihat amat kacau di penghujung babak pertama ini.
Baca Juga: Osvaldo Haay Hat-trick, Timnas Indonesia U-22 Habisi Brunei Darussalam 8-0
Memasuki paruh kedua laga, Persib kembali mendapat nasib buruk seperti saat menghadapi Bali United, Kamis (28/1/2019) lalu.
Ahmad Jufrianto yang ingin membuang bola dari sepakan bebas pemain Persela malah mencetak gol bunuh diri. Gol ini tercipta pada menit ke-55.
Setelah momen tersebut, perlahan para pemain Persib semakin kehilangan konsentrasi. Sementara itu, penyerangan yang dilakukan oleh Tim Maung Bandung --julukan Persib-- juga banyak menemui kebuntuan.
Tak lama kemudian,pemain belakang Persela, Arif Satria mendapat kartu merah pada menit ke-64. Kejadian tersebut bermula saat Kevin tersungkur di depan gawang Persela.
Karena protes berlebihan, Arif akhirnya diganjar kartu merah oleh wasit Abdul Rahman. Tim Laskar Joko Tingkir --julukan Persela-- pun harus rela melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Pelatih Persela, Nil Maizar pun harus memutar otak untuk menghadapi kondisi ini. Dengan keunggulan dua gol atas Persib, Persela lantas bermain sangat bertahan di sisa waktu pertandingan.
Berita Terkait
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Selama Ini Diam! Robert Rene Alberts Kasih Penjelasan Lengkap Soal Sengketa dengan Persib
-
Ferry Paulus Kabulkan Permintaan Persija Jamu Persib Duluan di Stadion GBK
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Kronologi Lengkap Sengketa Persib vs Robert Rene Alberts yang Berujung Sanksi FIFA
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan