Suara.com - Liverpool siap melakoni laga matchday pamungkas Grup E Liga Champions 2019/2020 melawan tuan rumah Red Bull Salzburg (RB Salzburg) bak sebuah partai final. Hal ini dikatakan manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Liverpool memang tidak boleh kalah saat melawat ke markas Salzburg di Austria, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB, jika ingin lolos ke babak 16 besar dan menjaga kesempatan mempertahankan gelar juara Liga Champions.
"Kami selalu harus melakukannya dengan cara yang sulit, saya tidak ingat ada momen ketika 'Oh tenang saja, kami sudah memastikannya sepekan lalu'. Setidaknya kami sudah terbiasa dengan itu," seloroh Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
Meski saat ini memuncaki klasemen sementara Grup E dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan, Liverpool memang belum memastikan kelolosan ke fase gugur lantaran di laga matchday 5 lalu ditahan imbang Napoli 1-1 di Anfield.
Napoli saat ini menguntit di peringkat kedua dengan poin sembilan, sementara RB Salzburg di peringkat ketiga juga masih punya kans untuk lolos dengan saat ini mengoleksi tujuh poin.
"Kami segera tahu bahwa setelah pertandingan Napoli akan menjalani sebuah laga final, dan kami memang harus melakukan persiapan laiknya menghadapi sebuah final di laga kontra Salzburg ini," papar Klopp.
"Namun, tetap saja ini sebuah pekerjaan berat karena Salzburg tim yang kuat. Berita baiknya adalah kami juga tim kuat dan itu yang harus kami perlihatkan besok," celoteh pelatih berusia 52 tahun itu.
Hanya saja, dibandingkan RB Salzburg, menurut Klopp timnya punya tugas yang sedikit lebih ringan karena hanya perlu meraih hasil imbang. Sedangkan RB Salzburg memang wajib menang jika ingin melenggang ke 16 besar.
Pun demikian, Klopp menegaskan timnya tidak akan membidik hasil imbang melainkan tiga poin penuh.
Baca Juga: Inter vs Barcelona, Valverde Tidak Bawa Messi ke Milan
"Tentu saja, kami tidak akan membidik satu poin, sungguh saya tidak tahu bagaimana cara berpikir demikian," tegas Klopp.
"Kami akan berusaha menang dengan segala kemampuan, dan pada akhirnya kita lihat apa yang akan terjadi," pungkas eks juru taktik Borussia Dortmund itu.
Sementara Liverpool bertamu ke markas RB Salzburg, Napoli akan menjamu Genk dan bakal lolos cukup dengan hasil imbang.
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya