Suara.com - Tuan rumah Brighton dan Chelsea harus puas berbagi poin pada laga pembuka pekan ke-21 Liga Inggris 2019/2020. Bermain di Amex Stadium, Rabu (1/1/2020) malam WIB.
Chelsea unggul cepat pada laga ini lewat gol sang kapten, Cesar Azpilicueta pada menit ke-10.
Namun, gol super cantik dari winger internasional Iran Alireza Jahanbakhsh pada menit ke-84 membuat laga berkesudahan 1-1.
Jahanbakhsh sendiri kembali jadi inspirator bagi Brighton, setelah pada laga pekan ke-20 akhir pekan lalu juga mencetak gol dalam kemenangan kandang 2-0 atas Bournemouth.
Dengan hasil seri ini, Brighton ada di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020 dengan raihan 24 poin dari 21 laga yang telah dilakoni.
Sementara itu, Chelsea masih ada di peringkat keempat dengan torehan 36 poin dari 21 laga, unggul lima poin dari tim peringkat kelima, Manchester United yang baru memainkan 20 pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Chelsea langsung tampil mendominasi sejak kick-off. Peluang pertama didapat gelandang serang muda, Mason Mount di depan kotak 16 Brighton.
Akan tetapi, bek andalan tuan rumah, Lewis Dunk mampu menutup arah bola dengan sangat baik.
Baca Juga: Link Live Streaming Southampton vs Tottenham Hotspur dan Susunan Pemain
Cesar Azpilicueta pun masuk scoresheet untuk tim tamu pada menit ke-10. Sang fullback berada di dalam kotak penalti lawan dan berhasil menyambar sebuah bola liar untuk menjadi gol. 1-0 Chelsea unggul!
Sayang, Chelsea seperti mengendur setelah berhasil unggul satu gol. Di sisi lain, beberapa kali Brighton mencoba membalas, namun pertahanan tim tamu cukup solid malam ini.
Babak pertama rampung, Chelsea masih unggul 1-0.
Memasuki paruh kedua, Brighton langsung mencoba mengambil inisiatif penyerangan. 10 menit babak kedua berjalan, usaha tim asuhan Graham Potter belum membuahkan hasil.
Sementara itu, Chelsea kemudian berusaha meningkatkan permainan mereka.
Pelatih Frank Lampard melakukan pergantian, dengan menarik keluar Christian Pulisic dan memasukkan Callum Hudson-Odoi untuk menyegarkan sektor sayap tim tamu.
Berita Terkait
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji