Suara.com - Penyerang Manchester United, Marcus Rashford diyakini bisa lebih beringas lagi jika saja memperkuat panji Manchester City.
Menurut mantan bek Man City, Micah Richards, Rashford bisa mencetak hingga 40 gol dalam semusim kalau saja klub yang diperkuatnya adalah Manchester Biru (Man City), alih-alih Manchester Merah (Man United).
Komentar dilontarkan RIchards usai laga Derby Manchester teranyar, di mana Man City sukses memperemalukan Man United 3-1 di kandangnya, Old Trafford, pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2019/2020, Rabu (8/1/2020).
Ya, Man United dan Rashford praktis tak bisa berbuat banyak di laga tersebut. Meski penyerang berusia 22 tahun itu mencetak gol untuk tim tuan rumah di babak kedua, namun gol tersebut tak lebih dari sekadar gol konsolasi.
Gol yang cukup cantik tersebut merupakan gol ke-17 Rashford di musim 2019/2020 ini, dari total 29 laga yang telah ia jalani bersama Man United.
Torehan tersebut tentu sama sekali tak buruk, Rashford secara individu sukses tampil apik di tengah-tengah inferiornya performa Man United sebagai sebuah tim.
Meski demikian, Richard sangat yakin jika Rashford bisa lebih gacor lagi jika klub yang diperkuatnya adalah Man City.
"Terus terang saya kasihan kepada Rashford karena bila ia berada di Man City, ia bisa menorehkan 40 gol per musim. Ia punya kualitas luar biasa di usianya yang masih sangat muda," tutur Richards kepada Sky Sports.
"Pemain berkualitas pantas ada di tim berkualitas. Lihatlah lini tengah Man City dibandingkan dengan Man United. Tanpa mengurangi rasa hormat, tetapi opsi pertama Kevin De Bruyne adalah mengumpan ke depan," celoteh pria 31 tahun yang pensiun dini sebagai pesepakbola lantaran kerap dililit cedera tersebut.
Baca Juga: Ashley Young Merapat ke Inter Milan Musim Panas 2020
"Ketika saya melihat United Man United bermain, mereka sedikit bermain aman, operan-operan selalu ke samping. Mereka bermain seperti; 'Saya tidak ingin membuat kesalahan hari ini'. Lihatlah gelandang Man City, opsi pertama mereka adalah mengirim bola ke depan," tukas Richards.
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati