Suara.com - Pelatih PSM Bojan Hodak mengaku membutuhkan pemain lebih banyak lagi untuk memperkuat Juku Eja dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2020.
Musim ini PSM akan berkompetisi di beberapa ajang. Liga 1, Piala AFC, Piala Indonesia dan Piala Presiden 2020.
"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kami harus memiliki skuat yang besar. Karena akan melakoni banyak laga sepanjang musim ini," kata Bojan.
Ia menjelaskan, satu persoalan yang tidak disadari musim lalu adalah hanya ada 11 sampai 16 pemain berkualitas. Tetapi karena banyak kompetisi yang diikuti, kata dia, maka PSM seharusnya memiliki 22 pemain berkualitas yang siap diturunkan sejak menit awal.
"Sehingga pemain cadangan juga harus selalu siap menggantikan pemain inti. Persaingan antar pemain harus ketat untuk menyamakan kualitas dan kami sudah hampir sampai kesana," tambahnya seperti dimuat Antara.
Mantan pelatih timnas Malaysia U-19 itu mengatakan timnya membutuhkan waktu untuk saling memahami karena mempunyai sebelas pemain baru yang telah didatangkan manajemen pekan ini.
"Namun kami juga tidak punya banyak waktu untuk saling memahami. Sebab harus melakukannya dengan cepat karena Piala AFC sudah dekat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Bojan Hodak Tinggalkan Persib, Kasih Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing