Suara.com - Ketua Umum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan mengakui bahwa sanksi terkini yang dijatuhkan FIFA terlalu berat untuk organisasi yang dipimpinnya.
"Sanksi itu terlalu berat. Kami sudah meminta Sekjen untuk berkomunikasi dengan FIFA," ujar Iriawan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Senin (13/1/2020).
Melalui surat bertanggal 23 Desember 2019, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan sanksi denda 200.000 chf (sekitar Rp2,8 miliar) dan melewatkan satu laga resmi FIFA kepada PSSI.
FIFA menuliskan bahwa hukuman diberikan karena terjadi pelanggaran disiplin pemain dan ofisial serta keamanan pada pertandingan kontra Malaysia di kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia pada 19 November 2019.
Laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah itu memang diwarnai dengan insiden keributan antara oknum suporter Indonesia dan Malaysia. Beberapa suporter Indonesia terluka diduga akibat tindakan pendukung Malaysia.
Jika FIFA tidak mengubah keputusannya, Indonesia akan menjalani laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Uni Emirat Arab (UAE) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tanpa penonton.
"Selain dendanya besar, kita juga tidak ada penonton kontra UAE. Sepertinya ada yang kurang. Pertandingan itu bisa saja tidak menentukan, tetapi kan, bergengsi juga," tutur Iriawan seperti dilansir Antara.
Sanksi dari FIFA pada Desember 2019 menjadi yang kedua bagi Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022 setelah sebelumnya PSSI dikenakan denda kurang lebih Rp643 juta (45.000 chf).
Kala itu FIFA memberikan sanksi setelah kerusuhan suporter mewarnai pertandingan timnas Indonesia versus Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September 2019.
Baca Juga: Alfath Fathier Tak Dapat Teror Setelah Gabung Persija
Berita Terkait
-
John Herdman Sebut Rizky Ridho Pemain di Atas Rata-Rata, Siap Bawa Liga Indonesia Naik Level
-
Resmi! TikTok Jadi Mitra FIFA Piala Dunia 2026: Ada Prediksi Skor hingga Fitur AR
-
Dibawa John Herdman, Cesar Meylan Pegang Peran Kunci di Timnas Indonesia?
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
John Herdman Janji Pasang Kuping Dengar Masukkan Ahli Hingga Suporter
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Gebrakan Transfer Super League, Persik Kediri Resmi Rekrut Mantan Gelandang Arsenal
-
Semen Padang Rekrut 8 Pemain Asing Baru untuk Putaran Kedua BRI Super League
-
Inter Milan Jadi Campione d'Inverno, Chivu: Ah Gak Penting, Scudetto Tujuan Utama
-
Chelsea Kalah dari Arsenal, Liam Rosenior Kerepotan Redam Emosi Enzo Fernandez
-
Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Menggema, FIFA Gak Berani Bersuara
-
Resmi! TikTok Jadi Mitra FIFA Piala Dunia 2026: Ada Prediksi Skor hingga Fitur AR
-
Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
-
Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
-
Puas Dengan Permainan Persib di Putaran Pertama, Bojan Hodak: Lihat, Kami Nomor Satu Lagi
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan