Suara.com - Persib Bandung resmi mendatangkan kiper baru untuk menghadapi Liga 1 2020. Dia adalah mantan kiper Semen Padang FC, Teja Paku Alam.
Tak tanggung-tanggung, Persib Bandung langsung mengikat kiper berusia 25 tahun tersebut dengan kontrak berdurasi dua musim.
Bergabung Persib Bandung akan menjadi tantangan baru bagi Teja Paku Alam. Sebab, ini adalah kali pertama ia bermain untuk tim luar Sumatera.
Sebelumnya, ia bermain untuk Sriwijaya dan Semen Padang FC. Namun, berkat doa dari istri dan orangtua, kiper Timnas Indonesia ini akhirnya memutuskan untuk merantau.
"Alhamdulillah, saya pastinya senang memiliki tantangan baru di sini. Dalam karier, ini adalah tim pertama saya di luar Sumatera," ujar Teja Paku Alam di laman resmi klub.
"Doa orang tua, istri, dan keluarga buat saya mantap untuk merantau," timpalnya.
Di Persib Bandung, Teja Paku Alam tidak bisa menggunakan nomor kesayangannya, yakni 12. Ia akan menggunakan nomor punggung 34 untuk mengarungi Liga 1 2020.
"Nomor 12 yang biasa saya pakai 'kan sudah ada yang pakai (Henhen Herdiana). 34 itu, 3x4 sama dengan 12. Tapi, nomor punggung tidak masalah. Yang penting saya harus kerja keras untuk Persib," tuturnya menutup.
Baca Juga: Ini Kriteria Pemain Timnas Indonesia yang Bakal Dipilih Shin Tae-yong
Berita Terkait
-
Pelatih Kiper Persija Ingin Sejajarkan Kualitas 4 Penjaga Gawang Tim
-
Stamina Pemain Persija Masih Jadi Sorotan di Hari Ketiga Latihan
-
Tatap Musim Baru, Ryuji Utomo Ingin Kembalikan Kejayaan Persija
-
Demi Posisi di Persib Bandung, Zalnando Siap Unjuk Gigi di Malaysia
-
Tunggu Kedatangan Motta, Ryuji: Senang Pemain Sekelas Dia Gabung Persija
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar