Suara.com - Manajer pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengemukakan bahwa kriteria pemain yang bakal dipilih ialah pekerja keras. Salah satunya adalah yang mau berkorban demi kepentingan satu tim.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong kini tengah mengawasi pemusatan latihan sekaligus seleksi timnas Indonesia U-19, di Cikarang. Kegiatan tersebut akan dilakukannya hingga Jumat (17/1/2020).
Sebanyak 53 dari 59 pemain ikut serta pada seleksi tersebut. Pemain-pemain yang tidak hadir kini sedang menimba ilmu di Eropa bersama Garuda Select II.
Nantinya, Shin Tae-yong akan memilih 30 pemain. Ke-30 pemain tersebut akan dibawanya ke Thailand untuk melanjutkan pemusatan latihan tahap kedua.
"Pertama kali yang saya lihat adalah kemampuan masing-masing pemain dan memang pastinya dilihat juga pengorbanan diri dan daya juang mereka di lapangan. Itu yang akan terus dilihat dan dipantau hingga Jumat nanti," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.
Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan itu juga menjelaskan filosofi sepak bola yang bakal ia terapkan. Ia menjelaskan bakal menerapkan strategi umpan pendek serta terus memenangi pertandingan.
"Saat ini belum bisa saya terapkan, namun saya memang suka permainan sepak bola praktis maksudnya, dengan mengandalkan umpan-umpan pendek dengan sesekali long pass," ucapnya.
"Tim juga harus bisa membuat pertandingan selalu menang dan sampai di Thailand nanti, pun akan siap-siap untuk perbaiki itu semua yang ada saat ini secara perlahan-lahan," pungkasnya.
Baca Juga: Mainkan Rashford Lawan Wolverhampton Jadi Bumerang bagi Solskjaer
Berita Terkait
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?