Suara.com - Komposisi skuat Persebaya Surabaya jelang Liga 1 2020 sudah semakin lengkap. Teranyar, manajemen Bajul Ijo sukses mendatangkan Makan Konate dari Arema FC untuk mempertajam lini depan.
Kendati demikian, masih ada sedikit masalah di tubuh skuat Persebaya. Pelatih Aji Santoso mengatakan, sektor belakang masih akan ada penambahan pemain.
''Skuat kita sudah fix 95 persen. Penambahan berikutnya pada posisi pemain belakang dan kiper, yang akan datang dalam beberapa hari ke depan. Untuk posisi lain sudah selesai,'' kata Aji, dilansir dari laman resmi klub.
Aji menambahkan, Konate menjadi pemain terakhir di barisan depan Persebaya. Pemain asal Mali itu akan menempati posisi playmaker untuk penyuplai bola pada David da Silva dan Patrich Wanggai.
Selain itu, posisi winger Persebaya juga sudah lengkap. Ada sejumlah pemain seperti Supriadi, Irfan Jaya, dan rekrutan anyar asal Palestina, Mahmoud Eid.
“Kita sudah memiliki Mahmoud Eid, Irfan Jaya, Supriadi, Bayu Nugroho, maupun Oktavianus Fernando. Saya lihat semua winger dalam performa bagus, seminggu setelah TC akan semakin terlihat kualitas mereka,” jelas Aji.
Sementara di posisi gelandang pun juga sudah lengkap. Ada Aryn Williams, M. Hidayat, Alwi Slamat, Rachmat Irianto, dan rekrutan anyar dari Arema FC, Ricky Kambuaya.
Skuat Persebaya sendiri kini sedang berada di Yogyakarta untuk melakukan pemusatan latihan. Hansamu Yama dan kolega sudah melakukan persiapan mulai 15-25 Januari.
Baca Juga: Tinggalkan Arema FC, Makan Konate Resmi Gabung Persebaya Surabaya
Berita Terkait
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%