Suara.com - Bali United sudah ditunggu jadwal padat di musim 2020. Sebab, skuat Serdadu Tridatu akan tampil di dunia kompetisi berbeda, yakni Liga 1 dan Piala AFC.
Pelatih Stefano Cugurra pun mengaku dibuat pusing. Lebih lagi jadwal resmi Liga 1 2020 belum juga turun, sehingga cukup mengganggu persiapan tim.
''Musim lalu kompetisi memang beberapa kali mengalami kemunduran. Jadwal pertandingan akhirnya menjadi sangat padat. Tahun ini jika Liga 1 dimulai lebih awal tentu lebih bagus untuk semua tim,'' ujar Teco, dilansir dari laman resmi klub.
Kendati demikian, Teco sudah punya rencana untuk Bali United. Pelatih asal Brasil itu memulai latihan lebih dulu agar persiapan tim lebih matang lagi.
''Kami lebih dulu latihan karena main di Asia. Tapi saya pikir tim lain juga sudah mulai latihan mempersiapkan musim ini dengan baik,'' ungkap pelatih 45 tahun itu.
Teco menambahkan, ia pun cukup terganggu dengan beredarnya kabar bahwa Liga 1 2020 akan dimulai pada 29 Februari. Padahal, PT. Indonesia Liga Baru (LIB) selaku operator belum menurunkan jadwal resminya.
"Kami masih harus menunggu jadwal resmi yang dirilis dari LIB. Jika sudah resmi, tentu akan memudahkan tim pelatih di masing-masing tim untuk mempersiapkan tim untuk kompetisi Liga 1 tahun 2020 ini," ungkap Teco.
Kemudian disinggung mengenai persiapan di babak penyisihan Grup G Piala AFC 2020, Teco mengatakan bahwa persiapan timnya secara menyeluruh cukup baik. Ia pun memerlukan laga uji coba sebelum menjalani laga perdana Piala AFC 2020.
"Kami mulai persiapan tim seperti biasa yaitu pada latihan fisik, teknik dan taktik. Saya pikir dalam persiapan ini memang perlu diagendakan satu atau dua pertandingan uji coba sebelum menjalani pertandingan pertama,'' pungkas Teco.
Baca Juga: Dibantai Melbourne Victory, Bali United Gagal Lolos ke LCA 2020
Berita Terkait
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!