Merasa integritasnya diserang, Messi pun angkat bicara. Messi merasa tidak pernah terlibat dalam skema pemecatan Valverde, orang yang berhasil mengembalikan mahkota La Liga kembali ke Camp Nou di dua musim terakhir.
Bahkan, pemain yang juga dijuluki La Pulga menegaskan jika ia mendukung penuh Valverde hingga pemecatan terjadi.
"Mereka yang bertanggung jawab atas urusan olahraga harus berani bertanggung jawab, dan yang terpenting mengakui keputusan yang diambil. Ketika Anda bicara soal pemain, Anda harus sebutkan nama. Karena jika tidak, Anda akan menodai nama semua orang dan memuat rumor yang tidak berdasar," balas Messi.
Sejak memperkuat tim senior Barcelona di usia 16 tahun, Messi yang ketika itu tengah bersinar terang, tidak pernah melontarkan atau menuliskan kata-kata keras seperti di atas. Bahkan ketika Neymar memutuskan hijrah ke PSG pada tahun 2017 yang memicu polemik di Camp Nou.
Apa yang terjadi di tahun 2017 dan yang terjadi di musim ini menunjukkan betapa Barcelona FC kini berantakan, dan membuat Messi semakin jengah.
2. Butuh Penyegaran Setelah Hampir Dua Dekade
Diboyong Barcelona sejak masih berusia 14 tahun, sepertinya halnya sifat dasar seorang manusia, rasa bosan dan jenuh pastinya juga dirasakan Messi. Rasa ingin berseragam klub lain pastinya ada.
Hal itu terbukti di tahun 2017, ketika Messi dan ayahnya terlibat kasus penggelapan pajak. Ketika itu, Messi kabarnya menemui eks pelatih Barcelona Josep Guardiola yang ketika itu sudah menjabat manajer Manchester City.
Sekarang, dengan suasana di Camp Nou yang kian tidak kondusif, bukan tidak mungkin sang Messiah bakal merapat ke Etihad Stadium untuk memulai penyegaran karier sepak bola profesionalnya.
Baca Juga: Pertikaian Melanda Barcelona, Guardiola Siap Bajak Messi, Gratis
3. Beban yang Terlalu Berat
Sejak Neymar memilih untuk meninggalkan Barcelona menuju Paris, Prancis, Messi menjadi pusat perhatian tunggal di Barcelona. Baik itu ketika Barcelona menorehkan sukses ataupun ketika Azulgrana membukukan kegagalan.
Di musim 2016/17, Barcelona mencatatkan 116 gol. Di musim itu Messi mencetak 37 gol dan sembilan assist. Di musim berikutnya, Messi mencetak 34 gol dan 12 assist dari 99 gol yang dibukukan Barcelona. Sedangkan di musim 2018/19, Messi berkontribusi dengan 36 gol plus 13 assist dari 90 gol yang dicatatkan Los Cules di La Liga.
Berdasarkan data di atas, perolehan gol Messi terbilang stabil di tiga musim terakhir. Namun jumlah assist meningkat, yang menunjukkan sumbangsihnya bagi Barcelona masih sangat besar.
Di usia 32 tahun, Messi masih jadi andalan. Siapapun pelatih Barcelona, ketika menemui kebuntuan strategi dalam sebuah laga, maka yang diharapkan adalah 'sihir' sang Messiah.
Messi pun pernah menyarankan klub untuk memulangkan Neymar. Artinya, Messi ingin memiliki rekan di lini depan dengan kemampuan di atas rata-rata. Artinya, sang Messiah sudah merasakan beban yang terlalu berat di pundaknya.
Berita Terkait
-
Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam