Suara.com - Gelandang serang anyar Tira Persikabo, Petteri Pennanen, mengaku proses adaptasinya bersama tim berjuluk Laskar Pajajaran itu berjalan lancar dan tak banyak mengalami kendala selama di Indonesia.
"Tidak ada masalah, semua berjalan normal. Tentu gaya permainan berbeda dengan Eropa. Sepak bola di sini memang berbeda, mungkin saya membutuhkan beberapa pertandingan," ujar Pennanen, dikutip dalam laman PT LIB.
Pemain yang akrab disapa Pete itu merupakan pendatang baru di kancah sepak bola Tanah Air. Sebelumnya ia lebih banyak meniti karier di tanah kelahirannya, Finlandia.
Ia didatangkan manajemen pada musim ini untuk diplot sebagai jenderal lapangan tengah serta menjadi tumpuan penyuplai bola bagi Ciro Alvez di lini depan.
Pennanen juga menyebut bahwa dia bisa mengikuti gaya kepelatihan Igor Kriushenko. Menurutnya, Igor sangat mengedepankan sepak bola modern khas Eropa sehingga tak sulit baginya untuk mengikuti setiap instruksi yang diberikan.
"Bagus, dia (Igor) punya gaya Eropa dari sesi latihan dan taktikal, jadi bagi saya tidak ada yang baru," ujarnya seperti dilansir Antara.
Namun yang jadi perhatiannya, mantan pemain Kuopion Palloseura (KuPS) itu masih buta dengan iklim pesepakbolaan di Indonesia. Meski begitu, ia akan terus fokus dalam setiap latihan dan pertandingan agar bisa membawa Tira Persikabo berjaya.
"Kami baru saja bermain melawan PSM Makassar, salah satu tim top di Liga 1. Beberapa tim saya melihat pertandingan mereka di televisi, tapi saya fokus dengan tim saya sendiri, saya tidak terlalu peduli dengan yang lain," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Dortmund vs PSG, Favre Tak Khawatirkan Neymar, Tapi...
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah