Suara.com - Video candaan Dele Alli soal virus corona yang diunggah di media sosial nampaknya bakal memasuki babak baru. Ya, pemain Tottenham Hotspur itu kini didakwa FA dan terancam sanksi larangan bermain.
Melansir dari laman resmi FA, Alli dinyatakan bersalah soal candaannya tersebut. Gelandang 23 tahun itu dituntut melanggar aturan FA poin E3 soal aktivitas di jagat maya.
''Dele Alli telah didakwa melanggar aturan FA poin E3 (1) karena menghina dan/atau tidak patut dan/atau membuat pertandingan menjadi buruk,'' demikian pernyataan resmi FA.
''Unggahan Alli merupakan 'Pelanggaran yang Menyinggung', yang dalam peraturan FA E3 (2) termasuk merujuk, baik tersurat maupun tersirat, ras dan/atau kulit warna dan/atau warna dan/atau asal etnis dan/atau kebangsaan,'' tandas FA.
Alli pun kemudian diberi waktu oleh FA untuk menanggapi dakwaan tersebut hingga hingga 5 Maret mendatang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Alli membuat candaan virus corona saat berada di salah satu bandara Dubai, Sabtu (8/2/2020). Ia kemudian diduga melontarkan ejekan kepada seorang pria Asia yang berada di depannya.
Virus Corona sendiri kini tengah menjadi momok menakutkan di dunia. Dilaporkan lebih dari 2.700 orang di China telah meninggal akibat wabah virus tersebut.
Alli sendiri sudah meminta maaf atas tindakan konyolnya ini. Ia kemudian menggunakan media sosial China, Weibo untuk menyampaikan rasa penyesalannya secara langsung.
"Saya ingin meminta maaf atas video yang saya unggah di Snapchat kemarin," ucap Alli.
Baca Juga: Ngambek Diganti, Dele Alli Banting Botol Minum hingga Sepatu
"Itu tidak lucu. Saya segera menyadarinya dan menghapusnya. Saya mengecewakan diri sendiri dan klub," sambung eks pemain MK Dons itu.
"Saya tidak ingin kalian memiliki kesan seperti itu pada saya, itu tidak lucu. Itu bukan sesuatu yang harus dibuat bahan lelucon. Saya memberikan semua rasa kasih sayang dan pemikiran saya serta doa-doa untuk semua orang di China," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun