Bola / Liga Inggris
Minggu, 08 Maret 2026 | 22:00 WIB
Selebrasi pemain Arsenal, Bukayo Saka. (Dok. Arsenal)
Baca 10 detik
  • Bukayo Saka menerima serangan rasial dari suporter usai pertandingan Arsenal kontra Mansfield Town di Piala FA.
  • Saka menanggapi unggahan kasar tersebut di Instagram dengan kalimat positif "Love you guys too" dan emoji tertawa.
  • Arsenal memenangkan laga putaran kelima itu dengan skor akhir 2-1, melaju ke babak selanjutnya.

Suara.com - Bukayo Saka mendapat serangan rasial dari oknum suporter saat Arsenal menghadapi Mansfield Town di Piala FA.

Saka mengunggah foto seorang fans yang mengangkat jersey Arsenal dengan tulisan bernada kasar tentang dirinya.

Namun alih-alih tersulut emosi, pemain timnas Inggris tersebut justru menanggapi dengan kalimat sederhana.

“Love you guys too,” tulis Bukayo Saka sambil menambahkan emoji tertawa di Instagram.

Dalam laga putaran kelima FA Cup itu, Arsenal menang tipis 2-1 di markas Mansfield, One Call Stadium.

Saka sendiri tidak tampil sejak awal dan baru masuk pada menit ke-77 menggantikan Max Dowman.

Tim asuhan Mikel Arteta sempat dibuat kesulitan oleh lawan dari League One tersebut. Arsenal membuka keunggulan lewat gol Noni Madueke tepat sebelum turun minum.

Namun tuan rumah langsung membalas pada awal babak kedua. Penyerang Mansfield, Will Evans, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-50.

Arsenal akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Eberechi Eze pada menit ke-66. Skor 2-1 bertahan hingga laga berakhir dan membawa The Gunners melaju ke babak berikutnya.

Baca Juga: Lewati Cedera Panjang, John Stones Comeback Manis Bersama Manchester City

Arteta mengakui timnya harus bekerja keras menghadapi atmosfer pertandingan di markas Mansfield. Ia menilai laga seperti ini menunjukkan keunikan kompetisi Piala FA.

“Ya, kami sudah tahu itu akan sulit. Inilah keindahan kompetisi ini,” kata Arteta seusai pertandingan.

Menurutnya, atmosfer stadion, kondisi lapangan, serta dukungan penonton tuan rumah membuat pertandingan terasa spesial.

“Ada sihirnya, konteksnya, lawannya, lapangannya, dan penontonnya. Mereka memberi energi dan intensitas, bahkan sedikit candaan juga. Itu yang membuat kompetisi ini unik,” ujarnya.

Arteta menambahkan bahwa kemenangan tidak datang dengan mudah.

“Anda harus benar-benar berjuang untuk mendapatkannya, dan kami butuh waktu untuk memastikan kemenangan itu,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Load More