Suara.com - Pemerintah Barcelona, ibu kota wilayah otonom Katalonia, secara resmi meminta pertandingan 16 besar Liga Champions antara Barcelona FC kontra Napoli untuk dimainkan tanpa kehadiran penonton. Dilansir Antara dari Football Italia, permintaan tersebut dilayangkan terkait kekhawatiran penyebaran virus corona.
Tiga hari sebelumnya, Kementerian Kesehatan Spanyol mengumumkan bahwa pertandingan Liga Champions antara Barcelona FC vs Napoli tidak berisiko, dan para penggemar akan dapat menyaksikan pertandingan itu secara langsung di dalam stadion.
Namun, Generalitat de Catalunya kini mengajukan permohonan resmi yang meminta agar pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret (waktu Barcelona) di Camp Nou untuk dimainkan tanpa penonton.
Pertandingan babak 16 besar Liga Champions yang dijadwalkan pertengahan Maret di Camp Nou antara Barcelona vs Napoli merupakan pertandingan leg kedua.
Sebelumnya leg pertama digelar di Stadion San Paolo, Naples, Italia, 26 Februari 2020. Pada pertandingan tersebut, Napoli tampil impresif dan nyaris mengalahkan Barcelona.
Napoli unggul lebih dulu lewat gol Dries Mertens di menit 30. Beruntung bagi Barcelona, gol Antoine Griezmann dimenit 57 membatalkan kemenangan Partenopei.
Sementara itu, pertandingan tim Spanyol lawan klub Italia lainnya, yakni Valencia kontra Atalanta telah dijadwalkan tanpa penonton karena wilayah Bergamo dan Lobardy merupakan pusat penyebaran virus corona di Italia.
Pertandingan Inter Milan melawan Getafe di babak 16 besar Liga Europa, Jumat (13/3/2020), juga akan dimainkan tanpa penonton.
Baca Juga: Madrid Kalah 2-1 di Markas Betis, Gagal Gusur Barcelona di Puncak La Liga
Tag
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan