Suara.com - PSM Makassar akan menjamu Kaya Iloilo FC pada matchday ketiga Grup H Piala AFC 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Pertandingan ini menjadi kesempatan bagus buat PSM menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini Kaya merupakan pemuncak klasemen sementara dengan koleksi empat poin. Sementara PSM ada posisi ketiga dengan hanya selisih satu angka.
Sementara dua peringkat kedua ada Shan United yang juga telah mengumpulkan empat poin. Tentu, kesempatan di pertahanan ini harus dimaksimalkan oleh PSM.
Namun, laga tersebut dirasa tidak mudah oleh pelatih PSM Bojan Hodak. Selain Kaya adalah tim tamu, pertemuan kedua tim di musim lalu menjadi buktinya.
Pada Piala AFC 2019, PSM tidak mendapat kemenangan. Di mana hasil imbang 1-1 dan takluk 1-2 terjadi di musim lalu.
"Pertandingan besok adalah pertandingan yang bakal sulit dan keras bagi PSM Makassar," kata Hodak.
"Mereka mempunyai tim yang selalu bekerja keras dalam pertandingan. Jadi sekali lagi, tim ini tidak bisa diremehkan," jelasnya.
Sementara Kaya Iloilo menjalani laga ini dengan cukup yakin. Persiapan matang sudah dilakukan oleh wakil dari Filipina itu.
"Kami menyiapkan tim dengan baik, dan kami akan bekerja keras dalam pertandingan nanti untuk meraih poin penuh," kata Pelatih Kaya Oliver Colina.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga 1 2020 usai Madura United Ditahan Imbang Persiraja
"Kami berlatih di suasana panas agar tubuh pemain bisa beradaptasi di pertandingan. Kami berharap bisa bermain baik besok dan menerapkan apa yang ada di latihan," sambungnya.
Perkiraan susunan pemain
PSM Makassar (4-4-2): Hilmansyah; Asnawi Mangkualam, Hussein El Dor, Dedi Gusmawan, Firza Andika; M. Arfan, Serif Hasic, Rasyid Bakri, Ferdinand Sinaga; Giancarlo Rodrigues, Osas Saha
Pelatih: Bojan Hodak
Kaya FC (4-4-2): Louie Casas; Jalsor Soriano, Carlyle Mitchell, Simone Rota, Marco Casembre; Daizo Horikoshi, Masanari Omura, Marwin Angeles, Jayson Panhay; Jovin Bedic, Takumi Uesato
Pelatih: Oliver Colina
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Ofisial MU Paksa Wartawan Hapus Bukti Pemukulan Wasit, PSSI Buka Suara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak