Suara.com - Mantan kapten Timnas Nigeria, John Obi Mikel, harus mengakhiri kontraknya bersama klub Turki, Trabzonspor, dengan lebih cepat dari kesepakatan awal. Penyebabnya bisa dibilang cukup sepele.
Obi Mikel memberikan masukan terhadap Liga Turki yang terus berjalan di tengah virus corona yang mengancam berbagai negara. Ia berharap liga tersebut bisa berhenti sejenak seperti kompetisi-kompetisi top Eropa.
Sebab, bagi mantan pemain Chelsea ini, bermain di tengah wabah virus corona sangatlah tidak nyaman. Ia menegaskan bahwa keselamatan jauh lebih penting dari sepak bola untuk saat ini.
"Ada lebih banyak hal dalam hidup daripada sepak bola. Saya merasa tidak nyaman dan tidak ingin bermain sepak bola dalam situasi ini," kata Obi Mikel di Instagram pribadinya.
"Setiap orang harus berada di rumah bersama keluarga dan orang-orang terkasihnya di saat kritis ini. Musim harus dibatalkan karena dunia menghadapi masa yang penuh gejolak," imbuhnya.
Curhatan Obi Mikel ini pun mendapat dukungan oleh Radamel Falcao yang bermain untuk klub Turki lainnya, Galatasaray. Ia sependapat bahwa hidup lebih penting daripada sepak bola.
"Anda benar, John. Hidup lebih penting daripada sepak bola," sahut Falcao.
Namun, pendapat Obi Mikel ini membuat Trabzonspor tidak senang. Dilansir dari AD, klub yang saat ini memimpin klasemen Liga Tukri ini kemudian memutuskan untuk memutus kontrak sang pemain.
Bahkan Trabzonspor dikabarkan tidak memberikan kompensasi apapun. Padahal, Obi Mikel sejatinya masih memiliki kontrak bersama tim itu hingga Juni 2021.
Baca Juga: Virus Corona, Timnas Indonesia U-19 Tunda Pemusatan Latihan di Karawaci
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati