Suara.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan FIFA kembali membatalkan kunjungannya ke Indonesia untuk melakukan inspeksi final venue yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
Alasan FIFA membatalkan kunjungan ke Indonesia sama seperti sebelumnya, yaitu penyebaran virus corona yang semakin memprihatinkan.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut FIFA akan datang ke Indonesia hari ini, Jumat (20/3/2020) setelah membatalkan jadwal pada tanggal 11 Maret.
Mensiasati kondisi tersebut, Iriawan mengatakan PSSI akan mengirim sejumlah dokumen terkait 11 kandidat venue Piala Dunia U-20 2021 yang sudah dicek langsung olehnya.
"Bisa saya pastikan FIFA batal datang ke Indonesia untuk melakukan finalisasi venue. Mereka gagal datang kerena melihat situasi yang seperti ini," kata Iwan bule saat dihubungi, Jumat (20/3/2020).
"Tapi meski mereka batal datang, kami akan tetap mengirimkan dokumen 11 stadion yang sudah kita cek ke FIFA agar bisa dipilih enam stadion," tambahnya.
Sebelumya PSSI memang sudah mengajukan 11 stadion untuk menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. 11 stadion itu ialah Gelora Bung Karno (Jakarta), Patriot (Bekasi), Pakansari (Bogor), Wibawa Mukti (Cikarang), Jalak Harupat (Bandung), Gelora Jakabaring (Palembang), Mandala Krida (Yogyakarta), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Bali), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Utama Riau (Pekanbaru).
Nantinya, dari 11 stadion yang sudah diajukan akan dipilih enam untuk digunakan di Piala Dunia U-20 2021.
Baca Juga: Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia, PSSI Ingin Suporter Berhenti Bertikai
Tag
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis