Suara.com - Paris Saint-Germain baru saja merilis jersey edisi spesial untuk memerangi virus corona. Nantinya, hasil penjualan dari jersey tersebut akan disumbangkan ke beberapa rumah sakit di Prancis.
Berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi PSG, jersey tersebut sama seperti digunakan untuk pertandingan kandang, mulai dari warna hingga desainnya. Bedanya, pada bagian depan bertuliskan Tous Unis, atau dalam bahasa Indonesia berarti Semua Bersatu.
Tak cuma itu, perbedaan juga gamblang terlihat pada logo tulisan nama PSG. Dari yang biasanya nama klub, kini berganti menjadi Protect (Lindungi) dan Respect (Hormati).
Kemudian pada bagian lengan jersey ada tulisan logo Assitance Publique-Hospitaux de Paris (AP-HP) atau sebuah lembaga yang menaungi sejumlah rumah sakit dan tenaga medis. Hal tersebut sebagai upaya dukungan kepada para petugas medis yang tengah berjuang menangani pasien positif virus corona.
Untuk bisa mendapatkan jersey itu, PSG membanderol dengan harga 175 euro atau setara (Rp 3,1 juta). Tak cuman itu, kubu Les Parisiens juga merilis dengan stok terbatas, yakni 1.500 buah.
Hasil dari perjualan jersey tersebut, PSG akan menyumbangkan seluruhnya di AP-HP. AP-HP sendiri dilaporkan menaungi lebih dari 45 rumah sakit di sekitar Paris, serta lebih dari 100.000 tenaga medis.
Sementara itu, Prancis kini sudah menerapkan sistem lockdown untuk menekan penyebaran virus corona. Tercatat sudah ada lebih dari 25 ribu kasus positif, yang mana 1.300 lebih jiwa dinyatakan meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Apa Kabar Richard Jersey? Pencipta Lagu Oke Gas Prabowo Gibran, Begini Kabarnya Sekarang
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
PSG Sabet Juara Super Eropa, Luis Enrique Sentil Balik Si Tukang Kritik
-
Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
-
Tebar Ancaman, Singapura Pakai "Senjata Baru" Saat Hadapi Timnas Indonesia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin