Suara.com - Penyebaran virus corona di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Klub-klub peserta Liga 1 2020 pun memilih untuk meliburkan dan meminta para pemain menjaga kesehatan di rumah masing-masing, termasuk Tira-Persikabo.
Tira-Persikabo menghentikan aktivitas tim menyusul kebijakan PSSI menghentikan sementara kompetisi hingga waktu yang belum ditentukan. Meski demikian, anak-anak asuh Igor Kriushenko tersebut tetap diberikan materi latihan untuk dilakukan di rumah masing-masing.
Menjalani aktivitas di rumah seharian, tak dipungkiri rasa jenuh pastinya menghampiri. Seperti yang dirasakan oleh striker naturalisasi Silvio Escobar.
Untuk membunuh rasa bosan, Escobar punya cara sejumlah cara. Yaitu memasak dan cuci mobil.
"Walaupun kompetisi dan latihan bersama tim dihentikan, saya tetap jaga kondisi di rumah sendiri dengan berlatih sendiri, tentu sesuai dengan arahan pelatih sebelum libur kemarin. Joging dan lain-lain, setiap hari tetap berkeringat latihan di sekitar rumah saja," kata Escobar dalam keterangan resminya, Jumat (27/3/2020).
"Untuk menghilangkan kejenuhan saya dan keluarga suka menonton film di rumah, masak di rumah, cuci mobil, dan sering minum kopi. Ini intinya minum kopi harus tetap ada biar tidak jenuh," jelasnya.
Pemain yang juga sempat membela PSIS Semarang berharap serbuan virus corona ini bisa berlalu. Karena Escobar mengaku sudah sangat rindu merumput.
"Semoga situasi ini cepat berlalu dan kompetisi berjalan seperti semua. Buat teman-teman tetap jaga kesehatan dan stay di rumah," pungkasnya.
Jumlah korban virus corona di Indonesia terus bertambah. Tercatat, Jumat (27/3/2020), jumlah penderita virus corona bertambah menjadi 1.046 orang. Kasus pasien meninggal tercatat sebanyak 87 orang dan 46 lainnya dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Satu Pemain Persib Positif Corona, Dokter Tim Lakukan Hal Ini
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
5 Fakta Nomor 21 Jordi Amat di Persija: Pernah Dipakai Pemain Mualaf yang Takut Sunat
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan