Suara.com - Striker asing Barito Putera, Aleksandar Rakic, tidak bisa pulang ke negaranya Serbia di tengah pandemi virus corona. Aturan pemerintah Serbia menjadi ganjalannya.
Menurut Rakic, pemerintah Serbia telah menerapkan sistem lockdown untuk menekan penyebaran virus corona. Tidak hanya itu, warga Serbia juga dilarang keluar rumah dari jam 5 pagi hingga 8 malam.
Pemerintah Serbia juga memberlakukan sanksi tegas untuk para pelanggar, yakni ancaman penjara selama tiga tahun.
"Serbia telah memberlakukan lockdown dan jam malam. Orang tidak dapat keluar dari jam 5 hingga 8 malam. Ancaman tiga tahun apabila tidak menaati aturan tersebut," ujar Rakic di laman resmi Barito Putera.
"Mall, restoran, transportasi publik dan bandara ditutup, tidak ada yang beroperasi. hanya rumah sakit, apotek, dan beberapa supermarket yang buka," tuturnya menambahkan.
Rakic pun optimis istri dan anaknya akan selalu diberi kesehatan selama berada di Sebia. Pasalnya, kedua orang yang dicintainya itu sebanyak 95 persen menghabiskan waktu sehari-hari di dalam rumah.
"Anak saya masih balita. Dia bersama istri berdiam di apartemen di Serbia. Sebanyak 95 persen aktivitas mereka hanya di apartemen. Keluar hanya untuk membeli makanan saja," tegas eks pemain Madura United itu.
Di Serbia, per Sabtu (29/3/2020), sudah ada 659 kasus positif virus corona, di mana 40 orang berhasil sembuh dan 10 orang di antaranya meninggal dunia. Kemudian, ada tiga orang pula yang dibui karena melanggar aturan karantina.
Baca Juga: Sutan Zico Ingin Kunci Tempat di Timnas Indonesia U-19
Berita Terkait
-
Satu Pegawai Chevron di Riau Positif Terjangkit Corona
-
Mulai Hari Ini, Akses Kendaraan di Kota Padang Mulai Dibatasi
-
Hits: Waktu Terbaik Keluar Rumah, Fakta Badai Sitokin karena Corona
-
Khawatir Virus Corona, Cinta Laura Pulang ke Bali
-
Tips Tangkal Virus Corona Ala Fullback Madura United, Bisa Ditiru!
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Masyarakat Bisa Protes Jika Data Desil Tak Sesuai, Begini Caranya
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Gaya Hidup Berkelanjutan Mulai Dilirik, Brand Ramah Lingkungan Punya Peluang Besar di Indonesia
-
Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup
-
Daftar Motor Matik yang Sudah Dilengkapi USB Type C dari Honda Scoopy Sampai Yamaha NMAX
-
Hasil Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Gagal Jinakkan Malaysia, Buang Sejumlah Peluang Emas
-
DPR Desak Polisi Usut Peran Ormas di Balik Pengeroyokan Maut Warga Pejompongan
-
80% Distribusi Energi Jawa Bagian Barat Lewat RU VI Balongan, Kapal Siaga 24 Jam
-
Segini Hitungan Pertumbuhan Ekonomi ala Purbaya Demi Hapus Angka Pengangguran di Indonesia
-
Here We Go! Diusir FC Twente, Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen