Suara.com - Para pemain dan staf klub Serie A Cagliari sepakat tak digaji selama satu bulan guna membantu klub yang berbasis di Sardinia itu tidak berhenti beraktivitas akibat wabah virus corona. Hal itu diungkapkan presiden klub Tommaso Giulini, Rabu (1/4/2020).
Serie A, seperti halnya liga sepak bola di seluruh dunia, mandek dan belum jelas kapan bisa kembali digulirkan, meski federasi sepak bola Italia (FIGC) menyatakan ingin menuntaskan musim ini.
"Saya beritahukan rasa tanggung jawab yang besar, semua karyawan kami, dan tidak hanya pemain, menerima tidak digaji satu bulan," kata Giulini dalam wawancara dengan stasiun televisi Sardinia, Videolina, seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Itu adalah bahasa tubuh dari tanggung jawab besar yang membuat kami bisa membatasi kerugian. Seandainya kompetisi tidak dibuka lagi maka kita lihat saja nanti apa yang terjadi beberapa pekan ke depan. Saat ini kami hanya bisa berterima kasih kepada mereka yang menyampaikan gestur ini."
Sabtu pekan lalu Juventus menyatakan pemain-pemainnya sepakat menerima pengurangan gaji dari Maret hingga Juni agar klub bisa melalui krisis menyusul guncangnya ekonomi dunia akibat penyebaran virus corona.
Inter Milan juga dilaporkan hampir menyepakati pemangkasan gaji pemain, sedangkan Fiorentina dan Torino sudah bersiap dengan skenario batalnya musim ini.
Penyebaran virus corona di Italia sendiri semakin luas. Berdasarkan data per hari Selasa (31/3/2020), kasus corona bertambah sebanyak 4.053 kasus.
Dengan demikian, total kasus virus corona di Italia sudah mencapai angka 105.792 orang. Dari banyaknya yang terjangkit virus yang disebut COVID-19 itu, sebanyak 12.428 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Selamat dari Keganasan Virus Corona, Reina Bagikan Pengalaman Mengerikan
Berita Terkait
-
Presiden Napoli Izinkan Antonio Conte Latih Timnas Italia
-
Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia
-
Cremonese Terancam Degradasi, Emil Audero: Telat Panas
-
Luciano Spalletti Puas dengan Performa Juventus usai Kalahkan Genoa
-
Klasemen Liga Italia Memanas: Napoli Kudeta Posisi AC Milan, Inter Makin Nyaman di Pucuk
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?