Suara.com - Dunia sepakbola Indonesia mulai turun tangan membantu melawan pandemi Virus Corona di Tanah Air. Mulai dari klub hingga suporter melakukan berbagai aksi untuk menekan wabah COVID-19 ini.
Salah satu tim yang ikut terlibat bertarung melawan COVID-19 adalah klub Liga 2 2020, PSIM Yogyakarta.
Tim berjuluk Laskar Mataram itu bahkan bekerja sama dengan Pemerintah Kota alias Pemkot Yogyakarta untuk memerangi Virus Corona ini.
"PSIM Empathy adalah bagian dari ikatan antara manajemen, klub, seluruh elemen dari PSIM yang bersinergi dengan Pemkot untuk masyarakat Yogyakarta. Ya, khususnya yang membutuhkan bantuan dalam masa pandemi ini," kata Yuliana Tasno selaku Deputi Commercial Director PSIM Yogyakarta dalam keterangan resminya.
Suporter PSIM dan masyarakat umum sendiri bisa ikut serta membantu amunisi sumbangan ke nomor rekening Bank Mandiri; 13700-8881929-3, atas nama PT. PSIM JAYA Yogyakarta.
Hasil penggalangan donasi yang dilakukan PSIM ini akan digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) yang mulai langka di pasaran, termasuk juga masker, sabun tangan, hand sanitizer, dan sarana kesehatan lainnya.
"Ini saat yang tepat untuk PSIM Empathy bergerak, karena musibah Corona ini luar biasa besar. Dibutuhkan andil seluruh pihak untuk bisa menekan penyebaran virus ini," tukas Yuliana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan