Suara.com - UEFA mencabut larangan 'live' atau siaran langsung pertandingan Liga Premier yang digelar pukul 15.00 di Inggris dan Skotlandia untuk sisa musim ini.
Seperti diketahui, larangan tersebut telah lama diterapkan untuk menjaga agar penonton tetap mendatangi stadion-stadion tempat berlangsungnya pertandingan.
Langkah UEFA tersebut diprediksi sebagai upaya untuk memungkinkan pertandingan-pertandingan di Inggris digelar tanpa kehadiran penonton. Artinya, Liga Inggris kemungkinan akan diselesaikan di tengah pandemi virus corona COVID-19.
"UEFA telah mencabut proteksi jam tayang yang diblok, yang diberikan kepada asosiasi-asosiasi anggota UEFA di Inggris dan Skotlandia, menyusul permintaan dari asosiasi-asosiasi nasional yang bersangkutan, sebagai langkah untuk mengatasi pandemi COVID-19," demikian pernyataan UEFA seperti dikutip Antara.
Pandemi virus corona telah membuat industri sepak bola di Eropa lumpuh total, yang dimulai dengan dihentikannya liga domestik dan Eropa akibat pandemi virus corona.
Jumat (4/4/2020), Liga Inggris telah mengumumkan mereka memperpanjang masa penangguhan musim 2019/2020 dengan tenggat waktu yang belum ditentukan.
UEFA telah memperingatkan klub-klub yang mengikuti kompetisi domestik bahwa jika mereka menganggap musim diselesaikan lebih awal, maka mereka berpeluang tidak dapat tampil di Liga Champions atau Liga Europa.
Hal itu menyusul langkah Liga Belgia yang memutuskan untuk menyelesaikan musim lebih awal karena pandemi COVID-19. Liga tersebut yang menyisakan satu pekan pertandingan telah mendaulat Club Brugge sebagai juara.
Liga Inggris sendiri masih berkomitmen untuk menyelesaikan musim 2019/2020 yang menyisakan sembilan pertandingan lagi.
Baca Juga: Curhat di Instagram, Saddil Ramdani: Harga Diri Keluarga Lebih Penting
Berita Terkait
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Konflik Mees Hilgers vs FC Twente Meruncing, UEFA Diminta Turun Tangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup