Suara.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, buka-bukaan ke media Korea Selatan, News Joins, mengenai sistem medis Indonesia dalam menghadapi virus corona.
Shin Tae-yong menyebut sistem medis di Indonesia buruk. Keadaan tersebut membuatnya prihatin dan tergerak untuk mengulurkan bantuan.
Ia pun memberi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) senilai senilai 20.000 dolar atau Rp 309,8 juta ke salah satu rumah sakit pada 3 April lalu.
"Indonesia memiliki sistem medis yang sangat buruk. Saya ingin membantu masyarakat Indonesia. Saya senang pemerintah Korea dan perusahaan sudah mengirim alat tes dan bantuan ke Indonesia," ujar Shin Tae-yong.
Selain itu, pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut menilai kesadaran masyarakat Indonesia terhadap ancaman virus corona juga kurang. Ia melihat banyak yang tidak menggunakan masker di jalanan.
"Mungkin hanya 10 persen orang menggunakan masker di jalanan," tuturnya menambahkan.
Shin Tae-yong saat ini berada di Korea Selatan. Ia telah meninggalkan Indonesia sejak 4 April 2020 bersama ketiga asistennya, yakni Kim Hae Won, Lee Jae Hong, dan Gong Oh Kyun, setelah dinyatakan negatif virus corona.
Berita Terkait
-
PSSI Masih Godok Penyesuaian Gaji untuk Shin Tae-yong Selama Pandemi Corona
-
Positif Virus Corona, Gong Oh-kyun Batal Ikut Shin Tae-yong Pulang Kampung
-
Korban Corona di Indonesia Terus Bertambah, PSSI Sunat Gaji Shin Tae-yong?
-
Shin Tae-yong untuk Tenaga Medis Indonesia: Semangat Selalu!
-
Selalu Pantau Liga 1 2020, Shin Tae-yong Siap Bawa Muka-muka Baru ke Timnas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks