Suara.com - Marco Motta, bek Persija Jakarta asal Italia, menjadi salah satu pemain yang tak bisa pulang kampung. Mengingat kini sedang ada wabah virus corona yang menjadi momok secara global.
Kendati demikian, eks pemain Juventus itu memastikan keluarganya yang di Italia dalam kondisi sehat. Sebab mereka mengikuti anjuran pemerintah agar tidak terpapar virus mematikan tersebut.
''Saya bersyukur keluarga saya baik di sini maupun di Italia semua sehat. Mereka semua mematuhi aturan yang berlaku,'' kata Motta, dikutip dari laman resmi Persija.
''Yang terpenting sekali lagi saya bersyukur bahwa anggota keluarga saya dalam keadaan yang baik-baik saja,” tuturnya menambahkan.
Selama Liga 1 2020 ditangguhkan, Motta pun memutuskan tetap berada di apartemen yang ditinggali di Jakarta. Pemain 33 tahun itu memilih menghabiskan waktu bersama keluarga istri dan anak-anaknya.
''Salah satu kegiatan yang saya sukai yaitu meluangkan waktu dengan anak-anak. Saat ini saya bisa banyak meluangkan waktu bersama mereka sekarang,'' ungkap Motta.
''Menjaga anak-anak juga bisa dibilang salah satu menu latihan saya di rumah, mengingat kedua anak saya begitu aktif. Jadi saya harus banyak berlari untuk mengejar mereka, naik turun tangga, hingga mengelilingi apartemen,'' tandasnya.
Sebagai infomasi, Italia sendiri memang menjadi salah satu negara yang paling parah terpapar virus corona. Menurut data dari WHO, kini tercatat sudah lebih dari 181 ribu kasus dengan angka kematian mencapai 24,114 jiwa.
Baca Juga: Ramdani Lestaluhu Tak Pernah Menyangka Bisa Gabung Persija
Berita Terkait
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus
-
Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini
-
Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?