Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, meyakini melanjutkan musim 2019/20 di atas lapangan adalah pilihan terbaik bagi sepak bola pada umumnya dan khususnya Liga Inggris.
Liga Inggris musim 2019/20 ditangguhkan sejak pertengahan Maret karena pandemi COVID-19 dengan kompetisi menyisakan 9-10 pertandingan bagi tiap timnya.
"Jika bisa memainkan sembilan sisa pertandingan musim ini, itu akan menjadi pilihan terbaik bagi kita semua," kata Mourinho kepada Sky Sports.
"Itu hal yang baik bagi sepak bola, juga Liga Premier," lanjut manajer asal Potugal ini.
Di saat kompetisi ditangguhkan, Mourinho banyak menghabiskan waktunya menjadi relawan untuk mengantarkan barang-barang kebutuhan pokok warga London di sekitar markas Tottenham.
Ia mengaku bukan saja merindukan sepak bola, tetapi situasi dunia yang lebih normal sebelum pandemi terjadi. Pun demikian, ia menegaskan saat ini semua orang hanya perlu bersabar.
Jika pada akhirnya Liga Inggris dilanjutkan dan dimainkan di stadion tanpa penonton, bagi Mourinho hal itu tidak mengubah kualitas kompetisi.
"Saya pikir sepak bola tidak pernah dimainkan secara tertutup. Keberadaan kamera, membuat setidaknya jutaan orang di seluruh penjuru dunia menyaksikan," katanya.
"Jika kami harus bertanding di stadion yang tribunnya tak berpenghuni, yakinlah itu bukan ruang kosong, sama sekali bukan," pungkas Mourinho.
Baca Juga: 5 Berita Hits Bola: Efek Lockdown pada Perut Indah Istri Jamie Vardy
Tottenham berada di urutan kedelapan klasemen dengan koleksi 41 poin sebelum Liga Premier 2019/20 ditangguhkan dan masih punya harapan tampil di Eropa dengan jarak empat poin dari zona Liga Europa dan tujuh poin menuju Liga Champions.
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan