- Andoni Iraola resmi menjadi pelatih Liverpool pada Juli 2026 untuk membangun tim kompetitif yang membanggakan para suporter.
- Pelatih asal Spanyol tersebut akan menerapkan filosofi permainan agresif dengan intensitas tinggi untuk mengembalikan kejayaan klub.
- Iraola menggantikan Arne Slot di Liverpool setelah mencatatkan rekam jejak positif selama melatih Bournemouth selama tiga musim.
Suara.com - Pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, mulai memaparkan visinya setelah resmi menangani The Reds.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan misi utamanya adalah membangun tim yang kompetitif sekaligus mampu membuat para pendukung Liverpool bangga.
"Saya ingin memberikan kepada mereka sebuah tim yang bisa mereka banggakan," ujar Andoni Iraola, dikutip dari laman resmi klub, Senin (13/7/2026).
Menurut Iraola, sepak bola bukan sekadar soal hasil di atas lapangan, tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat antara tim dan para suporternya.
"Menurut saya, sepak bola, terutama Liverpool, adalah tentang membangun hubungan, menjalin kedekatan dengan masyarakat dan para pendukung kami," tambahnya.
Usung Gaya Bermain Agresif
Dalam konferensi pers perdananya sebagai manajer Liverpool, Iraola mengungkapkan filosofi permainan yang akan diterapkannya mulai musim depan.
Pelatih berusia 44 tahun itu menjanjikan permainan dengan intensitas tinggi, agresif, dan berorientasi menyerang.
"Kami harus menjadi tim yang bekerja keras, bermain dengan intensitas tinggi, agresif, dan langsung menyerang sehingga semua orang bisa merasa terhubung dan nyaman mendukung tim ini," tutur Iraola.
Baca Juga: Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
Ia berharap identitas tersebut mampu mengembalikan Liverpool sebagai salah satu tim paling disegani di Liga Inggris maupun Eropa.
Iraola sendiri resmi menandatangani kontrak berdurasi dua musim bersama klub asal Merseyside itu pada bulan lalu.
Datang Bermodal Rekam Jejak Positif
Liverpool menunjuk Iraola setelah ia mencatatkan hasil impresif bersama Bournemouth selama tiga musim terakhir.
Ia menggantikan Arne Slot yang diberhentikan pada Mei lalu setelah performa tim dinilai tidak memenuhi ekspektasi manajemen.
Sebelum berkarier di Inggris, Iraola juga pernah melatih AEK Larnaca di Siprus, Mirandes, dan Rayo Vallecano di Liga Spanyol.
Berita Terkait
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Psywar Ala Didier Deschamps: Prancis Bukan Unggulan, Spanyol Kandidat Juara
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun
-
Jelang Inggris vs Argentina: Cerita Tangan Tuhan Mario Kempes yang Untungkan Albiceleste
-
Pemain Serbia Radovan Pankov Resmi Jadi Pemain Anyar Persija Jakarta
-
Nico O'Reilly Sebut Hadapi Lionel Messi Sebagai Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Inggris Belum Keluarkan Taring, Harry Kane Tebar Ancaman untuk Argentina
-
Apa Saja Jadi Duit, FIFA Bakal Jual Potongan Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026
-
Dikritik Sepanjang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Gak Perlu Berharap Apa-apa dari Saya
-
Jarak Tempuh Bisa Jatuhkan Inggris di Semifinal, Prancis dan Argentina Diuntungkan
-
Pulang dari Piala Dunia 2026 Erling Haaland Bawa Oleh-oleh Tak Wajar Seharga Puluhan Juta