Suara.com - Pandemi COVID-19 di Tanah Air membuat sejumlah aktivitas terhenti, salah satunya adalah kegiatan klub sepakbola. Tim Liga 1 2020, Persebaya Surabaya pun meliburkan skuatnya saat ini, dengan para pemain kini menjalani latihan di rumah atau tempat masing-masing.
Sudah lebih satu bulan tim Persebaya asuhan Aji Santoso tidak melakoni latihan penuh secara kolektif alias berkelompok. Kompetisi Liga 1 2020 sendiri sudah ditangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi.
Selama itu juga, Rachmat Irianto dan kawan-kawan menjalani latihan mandiri. Sesi latihan sendiri dipantau tim kepelatihan Persebaya secara virtual dan digelar saat ngabuburit atau jelang berbuka puasa.
Masing-masing penggawa Persebaya juga diminta untuk mengirimkan video latihan kepada tim pelatih.
Latihan virtual skuat Persebaya sendiri digelar setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pada bulan Ramadan ini. Hampir seluruh pemain ikut latihan virtual ini.
"Hanya Aryn (Williams), Mahmoud (Eid), dan David da Silva saja yang tidak bisa ikut latihan virtual ini karena terkendala perbedaan waktu. Ketiganya memang sudah pulang ke negara masing-masing," ujar pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (6/5/2020).
Sementara itu, pelatih fisik Persebaya, Gassely Jun Panam mengakui jika intensitas latihan para pemain diturunkan selama bulan puasa ini.
"Volume dan intensitas latihan sekarang agak sedikit rendah ke sedang," ungkap Gaselly.
"Latihan sore diberikan menu strength dan cardio, tujuannya agar tetap menjaga kondisi para pemain agar tetap sehat, bugar dan fresh," tukasnya.
Baca Juga: Bhayangkara FC Berharap Tidak Ada Pemotongan Subsidi
Berita Terkait
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
-
Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, Siap Lanjutkan Karier di Luar Indonesia
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti