Suara.com - Penjaga gawang Bali United, Samuel Reimas harus bertahan sendirian di mes tim. Sementara semua pemain Bali United memilih pulang ke rumah masing-masing karena kompetisi Liga 1 diliburkan.
Pemain asal Sorong Papua Barat itu bertahan di mes bukan tanpa alasan. Berdasarkan data yang dilansir operator kompetisi Liga 1, Senin (18/5/2020), Reimas memilih bertahan karena saat ini terjadi pandemi COVID-19.
Saat ini, pemain berusia 27 tahun ini mengaku rindu untuk kembali bermain sepak bola. Apalagi beberapa kompetisi di luar negeri mulai kembali beraktivitas seperti Liga Jerman atau Bundesliga serta Liga Korea Selatan.
"Semua juga sudah rindu main bola dan bertanding lagi. Kalau ditunda sampai tahun depan, apa boleh buat. Tapi kalau bisa ada turnamen sebagai pemanasan sebelum kompetisi baru bergulir tahun depan,” kata Samuel Reimas seperti dilansir Antara.
Mantan pemain Badak Lampung FC ini berharap pandemi COVID-19 segera berakhir. Namun, untuk keberlangsungan kompetisi semua akan tergantung dari keputusan pemerintah, PSSI serta PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi.
Keputusan berlanjut tidaknya kompetisi dipastikan akan disesuaikan dengan masa tanggap darurat yang dikeluarkan pemerintah. Masa tanggap darurat awal sesuai jadwal akan berakhir 29 Mei nanti dan bisa juga diperpanjang jika kondisi belum memungkinkan.
“Saya pasrah dengan apapun hasil keputusan. Memang saya punya harapan kompetisi bisa berjalan lagi. Tapi situasi sekarang ini, sangat sulit kalau liga bergulir kembali. Kalaupun digulirkan lagi, pasti harus melihat situasi dan kondisi sudah benar-benar aman,” kata mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Bali United merupakan juara bertahan kompetisi Liga 1. Guna mengarungi kompetisi tahun ini, manajemen melakukan penambahan pemain, namun untuk posisi pelatih tetap dipercayakan pada Stefano "Teco" Cugurra.
Tim yang bermarkas di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali ini merupakan satu dari 18 peserta kompetisi tertinggi di Tanah Air yang menunggu kelanjutan bertanding. Saat dihentikan, kompetisi musim 2020 itu masuk pada pekan ke tiga.
Baca Juga: AC Milan Kini Incar Pelatih Borussia Monchengladbach
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa