Suara.com - Brendan Rodgers membantah tudingan telah menjadi dalang di balik kepergian legenda Liverpool, Steven Gerrard. Ia merasa itu cuma kabar bohong dan mengada-ada.
Rodgers pernah menangani Liverpool pada 2012-2015. Di masa kepemimpinannya, Gerrard yang merupakan ikon klub pergi dari Anfield pada 2015 untuk berseragam LA Galaxy.
Presenter olahraga, Richard Keys, menuding Rodgers yang kala itu mendapat kepercayaan penuh dari petinggi klub sengaja 'menendang' Gerrard dari Liverpool.
Terkait tudingan tersebut, Rodgers menanggapi dengan kalem. Ia merasa tidak memiliki masalah sama sekali dengan Gerrard. Ia menilai tuduhan tersebut hanyalah gosip.
"Seperti biasa, selalu ada cerita. Steven brilian bagi saya selama saya di sana. Terutama dalam beberapa tahun pertama," kata Rodgers kepada BeIN Sport.
"Dia sedang menuju tahap akhir dari kariernya dan dia adalah pemain kelas atas. Jadi, terlepas dari apa yang kamu katakan pada saat itu, sayangnya itu tidak sepenuhnya benar," lanjutnya.
"Tapi dengarkan, kamu menjadi terbiasa dengan 'permainan' ini dalam sepak bola. Ada begitu banyak cerita dan gosip, tapi itu menarik ketika aku membaca itu," tuturnya menambahkan.
Brendan Rodgers nyaris membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris musim 2013/2014. Namun, mereka akhirnya gagal setelah terpeleset dalam beberapa pertandingan terakhir.
Baca Juga: Puji Timnas Vietnam Bagus meski Liganya Kurang, Simon McMenemy Sentil PSSI
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Dukung Penuh Keputusan Liga Inggris Gelar Latihan Lagi
-
The New Neymar Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Legenda Leverkusen: Kai Havertz Bakal Sukses di Liverpool Bersama Klopp
-
Eks Pemain Liverpool Cerai setelah 8 Tahun Berumah Tangga
-
Kepolisian Manchester Khawatirkan Ini Saat Liga Inggris Dimulai Lagi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi