Suara.com - Dalam karier sepak bolanya, Bambang Pamungkas tidak terus berada di tim Persija Jakarta. Ada dua tim yang membuat Bambang Pamungkas harus meninggalkan Pasukan Ibu Kota.
Dua tim itu adalah Selangor FA di Malaysia (2004) dan Pelita Bandung Raya (PBR) pada tahun 2012. Namun, selepas memperkuat dua tim itu, pemain yang akrab disapa Bepe ini pun kembali bersama Persija.
Tidak banyak yang tahu alasan Bepe meninggalkan tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Padahal, Bepe diketahui sangat mencintai tim kesayangan Jakmania itu.
"Saya pindah ke Malaysia dari Persija 2004 karena ada permasalahan yang membuat saya harus pindah. Saya menantang diri saya di sana karena saat itu saya tidak siap untuk menghadapi Persija di Indonesia," kata Bepe di Channel Youtube Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah.
"Ketika Malaysia tidak lagi menggunakan pemain asing, saya harus pulang. Ada tawaran dari beberapa klub, seperti dari Arema dan Persik. Namun, saya pilih Persija karena ada ikatan batin yang membuat saya merasa nyaman berada di sana, ia menjelaskan.
Lagi-lagi ada masalah yang membuat Bepe meninggalkan Persija pada tahun 2012 dan gabung PBR. Namun, Bepe tidak menyebut masalah apa yang ia alami itu.
"Kemudian 2012 saya pindah lagi karena memang ada permasalahan lagi. Makanya selalu saya katakan kalau saya pindah pasti karena ada permasalahan."
"Dan saya katakan tidak ada siapapun pemain yang lebih besar dari klub. Jadi ketika pemain ada masalah dengan klub, ya pemain itu yang harus pindah," lanjutnya.
Bepe sadar kepindahannya ke PBR menuai kontroversi. Apalagi, PBR bertemu dengan Persija Jakarta yang ia cintai.
Baca Juga: Dikabarkan Jadi Target Inter Milan, Arturo Vidal Masih Senang di Barcelona
"Secara profesional saya bangga. Saya membuktikan saat itu masih menjadi striker yang berbahaya. Namun, dalam hati saya tentu ada rasa sedih karena akhirnya Persija gagal lolos dan yang membuat mereka gagal adalah PBR," kenang Bepe.
Berita Terkait
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra
-
Sempat Dirumorkan ke Persib, Cyrus Margono Justru Dilaporkan Gabung Persija
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata