-
Arsenal mengalahkan West Ham 1-0 melalui gol tunggal Leandro Trossard di London Stadium.
-
Mikel Arteta mendukung keputusan wasit yang menganulir gol penyama kedudukan dari West Ham.
-
Tim Meriam London berpeluang besar mengunci gelar juara dan meraih status double winners.
Suara.com - Keputusan teknologi video assistant referee menjadi penyelamat krusial bagi ambisi juara Arsenal saat bertandang ke markas West Ham.
Tiga poin penuh berhasil diamankan setelah gol dramatis tuan rumah di masa injury time resmi dibatalkan wasit.
Intervensi ini memastikan keunggulan tipis tim tamu bertahan hingga peluit panjang ditiupkan di London Stadium.
Kemenangan ini secara matematis membawa Meriam London semakin dekat dengan trofi Premier League musim ini.
Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang tren dominasi taktik Mikel Arteta dalam menghadapi tekanan laga tandang.
Mikel Arteta secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan ofisial pertandingan dalam menegakkan aturan di lapangan.
Sang manajer menilai peninjauan ulang melalui monitor di pinggir lapangan merupakan tindakan yang sangat tepat.
Baginya, tindakan pemain lawan terhadap David Raya merupakan pelanggaran fisik yang tidak bisa ditoleransi dalam kotak penalti.
“Menurut saya, itu pelanggaran yang jelas. Mereka menunjukkan keberanian besar untuk mengambil keputusan dan memberikan kesempatan kepada wasit untuk melihat ulang insiden itu,” ujar Arteta dikutip dari Express.
Baca Juga: Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
Arteta menegaskan bahwa standar tinggi Liga Inggris memang menuntut konsistensi serta ketelitian dalam setiap pengambilan keputusan.
Laga ini bukan sekadar tentang perdebatan wasit, melainkan juga performa impresif individu di bawah mistar gawang.
David Raya melakukan serangkaian penyelamatan heroik yang menjaga mentalitas bertanding tim tetap terjaga sepanjang babak kedua.
Di sisi lain, masuknya Martin Odegaard dari bangku cadangan terbukti menjadi kartu as yang mengubah dinamika serangan.
Umpan matang sang kapten berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Leandro Trossard menjadi gol tunggal kemenangan.
“Jika ingin memenangkan trofi besar, Anda membutuhkan momen-momen seperti ini dari pemain kunci,” kata Arteta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey