Suara.com - Pengalaman manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas bermain di Selangor FA membuatnya tahu rahasia kehebatan timnas Malaysia periode 2009 hingga 2011.
Bersama Selangor FA, Bambang Pamungkas dibilang cukup sukses. Ia sukses membawa Selangor FA meraih treble winner pada musim 2005.
Meski sukses, karier pemain yang akrab disapa Bepe itu tidak lama di Malaysia. Sebab, PSSI-nya Malaysia membuat aturan tak membolehkan adanya pemain asing.
Aturan tersebut dianggap Bepe sebagai senjata rahasia timnas Malaysia ketika itu. Tiga gelar bisa didapatkan oleh Malaysia saat aturan itu diberlakukan.
"Saya bermain di Malaysia selama dua tahun. Pada tahun ketiga saya di Malaysia, ada aturan bahwa tidak boleh ada pemain asing dengan tujuan untuk mempersiapkan tim ke SEA Games 2009 dan Piala AFF 2010," kata Bepe di Channel Youtube Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah.
"Jadi ketika itu mereka benar-benar mempersiapkan tim dengan materi pemain lokal di dalam kompetisi dan membuat mereka bisa menjuarai SEA Games 2009, kemudian Piala AFF 2010, dan SEA Games 2011. Artinya program yang mereka buat waktu itu akhirnya berjalan baik," lanjutnya.
Sekedar informasi tambahan, Malaysia memang sukses mendapatkan medali emas di SEA Games 2009 setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di partai puncak.
Setahun setelahnya, Malaysia sukses membawa pulang trofi pertama Piala AFF di tahun 2010. Saat itu, Malaysia mengalahkan Indonesia di final dengan agregat 2-4.
Indonesia kembali kalah di final oleh Malaysia saat SEA Games 2011 lewat adu penalti. Dengan begitu, Malaysia sukses mendapatkan medali emasnya.
Baca Juga: Rivaldo: Erling Haaland Bisa Selevel Ronaldo dan Merajai Liga Spanyol
Berita Terkait
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey