Suara.com - Kabar duka datang dari dunia sepak bola Prancis. Eks pemain akademi Paris Saint-Germain bernama Jordan Diakiese meninggal dunia di usia yang masih sangat muda.
Menurut laporan Daily Mail, Diakiese meninggal di usia 24 tahun. Namun penyebab kematian pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu masih misterius.
Kabar kematian Diakiese pertama kali diumumkan oleh klubnya saat ini pada Jumat (22/3/2020) waktu setempat. Ia diketahui saat ini sedang membela AS Furiani-Agliani, klub yang mentas di kompetisi level kelima sepak bola Prancis.
''Kami mengumumkan bahwa salah satu pemain kami, Jordan Diakiese, 24 tahun, meninggal dunia di Paris. Kami, bersama keluarga, teman, dan juga kerabatnya, turut berduka cita atas kepergian Jordan,'' demikian pernyataan AS Furiani-Agliani.
''Setelah datang ke sini pada Juli tahun lalu, ia selalu menampilkan yang terbaik di dalam maupun luar lapangan. Ia selalu tersenyum, bekerja keras, dan mampu beradaptasi dengan baik,'' imbuhnya.
Tak lama setelah itu, PSG selaku klub tempatnya belajar sepak bola turut menyampaikan belasungkawa. Dalam pernyataannya Les Parisiens sangat bersedih dengan kabar tersebut.
''Kami tidak akan pernah melupakanmu, Jordan. Lahir di Paris dan masuk akademi ketika berumur 13 tahun, meninggalkan memori manis bagi rekan setim dan pelatih. Kami turut berduka cita atas kepergiannya,'' tulis PSG dalam pernyataan resminya.
Sebagai informasi, Diakiese merupakan produk akademi PSG yang satu angkatan dengan pemain seperti Presnel Kimpembe dan Kingsley Coman. Ia bahkan pernah membawa PSG ke babak perempatfinal di ajang UEFA Youth League musim 2013/2014.
Diakiese pun sempat masuk dalam skuat PSG B sampai 2017. Tak lama kemudian, ia memutuskan hijrah ke klub Swiss, FC La Chaux-de-Fonds.
Baca Juga: Hasil Liga Jerman: Herta Berlin Hantam Union 4-0 di Derbi Berlin
Setelah itu, Diakiese pindah lagi ke Liga Kroasia bersama NK Rudes. Kemudian pada musim panas tahun lalu, ia pulang kampung ke Prancis dengan berseragam AS Furiani-Agliani.
Berita Terkait
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Dulu Naik Ferrari di PSG, Kini Layvin Kurzawa Dibonceng Motor Matic ke Latihan Persib
-
Tegaskan PSG Masih Favorit Juara Liga Champions, Luis Enrique Tantang Arsenal
-
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata