- Paris Saint-Germain resmi meraih gelar juara Liga Prancis musim 2025/2026 yang merupakan trofi liga ke-14 sepanjang sejarah klub.
- Presiden Nasser Al-Khelaifi menyatakan bahwa pencapaian dominan ini diraih berkat kerja kolektif seluruh staf, pemain, dan dukungan akademi.
- Setelah memastikan gelar domestik, PSG kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi Arsenal pada final Liga Champions di Budapest.
Suara.com - Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, memuji pencapaian timnya setelah berhasil meraih gelar juara Liga Prancis 2025/2026.
Dalam pernyataannya usai memastikan trofi liga, Al-Khelaifi menyoroti kerja kolektif seluruh elemen klub yang dinilainya menjadi kunci keberhasilan PSG menjalani musim domestik dengan dominan.
Ia juga menegaskan fokus PSG kini beralih ke final Liga Champions melawan Arsenal di Budapest.
“Kami sangat bangga dengan gelar juara Liga Prancis ke-14 ini, gelar kelima secara beruntun dan yang pertama dalam sejarah klub,” kata Al-Khelaifi seperti dikutip dari laporan Fabrizio Romano.
“Selamat kepada para pemain, Luis Enrique, Luis Campos, dan seluruh staf atas pekerjaan luar biasa mereka.”
Menurut Al-Khelaifi, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak di klub, termasuk kontribusi akademi yang mulai melahirkan banyak pemain muda potensial.
“Kesuksesan ini adalah hasil dari kerja tim yang berkinerja tinggi, dari semua orang di klub, serta kekuatan akademi kami termasuk debut profesional lima pemain muda,” ujar dia.
Al-Khelaifi menambahkan, kekuatan utama PSG bukan terletak pada individu tertentu, melainkan kolektivitas tim yang selalu mendapat dukungan penuh dari para suporter.
“Di Paris Saint-Germain, bintang sesungguhnya adalah kolektif tim, didukung para penggemar luar biasa kami di mana pun kami berada.”
Baca Juga: Eks Bintang Real Madrid Ramal Arsenal Juara Liga Inggris dan Liga Champions
“Kini fokus kami sepenuhnya tertuju pada tantangan berikutnya di Budapest. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan saat kami terus menulis sejarah bersama,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Eks Bintang Real Madrid Ramal Arsenal Juara Liga Inggris dan Liga Champions
-
Mikel Arteta Ketar-ketir, Arsenal Dihantam Kabar Buruk Jelang Final Liga Champions
-
Di Balik Euforia, Staf Arsenal Justru Harus Bayar Rp20 Juta untuk Ikut ke Final Liga Champions
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil