Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti memberikan aturan ketat kepada para pemainnya pasca Ramadan. Bima ingin agar para penggawa Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- benar-benar disiplin dalam istirahat dan menjaga pola makan.
Bima sendiri cukup risau setelah mendapati ada pemain Timnas Indonesia U-16 yang begadang serta mengonsumsi makanan-makanan yang kurang baik saat bulan Ramadan lalu.
"Sekarang kan sudah normal. Istirahatnya juga pasti berbeda dengan pada saat puasa kemarin," kata Bima Sakti saat dihubungi, Rabu (27/5/2020).
"Yang saya takutkan jam istirahat mereka terbalik. Pada saat puasa kemarin, kan saya tahu ada yang melek sampai pagi, main game dan lain-lain. Lalu habis sahur tidur sampai sore, ini tidak bagus untuk para pemain," papar legenda Timnas Indonesia itu.
Bima pun meminta para pemain untuk tidak makan sembarangan selama libur Lebaran ini. Sebagai seorang atlet, mereka diharapkan bisa memilih mana yang baik dan tidak untuk dikonsumsi.
"Saya ingin pemain jangan semua makanan dikonsumsi. Saya berpesan, makanlah makan-makanan yang berguna buat seorang atlet, yang sehat. Apalagi saat Lebaran kemarin, mereka harus benar-benar menjaganya," tukas sang pelatih.
Sebagai informasi tambahan, Bima Sakti sendiri berencana menggelar training camp (TC) alias pemusatan latihan secara normal pada Juni mendatang, dengan tentunya tetap mengedepankan physical distancing.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey