Suara.com - Marco Motta yang sebelumnya memutuskan pulang kampung kini telah tiba di Italia. Bek asing Persija Jakarta itu bersama istri dan dua anaknya tiba pada Senin (1/6/2020) waktu setempat.
Motta memilih kembali ke negaranya untuk berkumpul bersama keluarga besar hingga menunggu agenda latihan kembali digelar. Sebagaimana diketahui, Liga 1 2020 sudah mandek sejak Maret lalu.
Kondisi Italia yang mulai membaik menjadi alasan Motta pulang ke tanah kelahirannya. Saat ini pandemi virus corona di Negeri Pizza sudah mulai terkendali.
''Terima kasih kepada Persija yang telah memberikan kesempatan untuk saya kembali ke Italia. Setelah melalui perjalanan panjang, saya dan keluarga dalam kondisi baik dan semuanya sehat,'' ujar Motta, dikutip dari laman resmi klub.
''Kami sangat senang dapat kembali ke Italia. Kondisi di Italia sangat lebih baik dibanding sebelumnya dan situasi perlahan mulai terkontrol,'' imbuhnya.
Meski memilih mudik, Motta tetap berkomitmen menjaga kebugarannya. Sama seperti di Jakarta, ia akan rutin lari, renang dan berolahraga di pusat kebugaran.
''Di situasi seperti saat ini saya rutin menjaga olahraga sama seperti di Jakarta. Kondisi ini saya lakukan agar saat kembali ke Jakarta untuk berlatih tetap dalam kondisi prima,'' kata eks pemain Juventus itu.
Motta pun berharap dapat segera kembali ke Jakarta saat situasi sudah memungkinkan. Bek 33 tahun itu sudah tidak sabar bertemu dengan Jakmania di stadion.
''Saya sudah tidak sabar bertemu kembali dengan Jakmania di stadion. Walau saya baru bermain beberapa kali di hadapan Jakmania, hal itu sudah sangat spesial,'' pungkasnya.
Baca Juga: Sempat Tertahan di Indonesia, Marco Motta Akhirnya Mudik ke Italia
Berita Terkait
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra
-
Sempat Dirumorkan ke Persib, Cyrus Margono Justru Dilaporkan Gabung Persija
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah