Suara.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan para pemain Timnas Indonesia U-16 harus berani bersaing di Grup D ajang Piala Asia U-16 2020, meski grup tersebut dinilai sebagai grup maut lantaran dihuni Jepang, China dan Arab Saudi, negara-negara pengoleksi gelar juara turnamen.
Indra Sjafri, yang juga pernah menukangi Timnas Indonesia U-16, U-19 dan U-23, berpesan agar nyali para penggawa Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- jangan ciut.
"Jangan takut melawan Jepang, China dan Arab Saudi. Kita harus optimistis!" tutur Indra seperti dimuat Antara.
Menurut pria asal Sumatera Barat itu, jika berlaga dengan maksimal, para pemain Timnas Indonesia U-16 asuhan pelatih Bimas Sakti dapat memetik banyak pelajaran dari laga-laga di Piala Asia U-16 2020.
Ketika berada di lapangan, para pemain Timnas Indonesia U-16 tidak perlu terlalu terbebani soal menang atau kalah, meski memang harus tetap berusaha 100 persen.
"Dengan tampil di Piala Asia saja, itu sebuah penempaan yang bagus untuk pemain kita. Saya sudah berkomunikasi dengan pelatih Bima Sakti dan dia akan menyiapkan pemain sebaik mungkin," ungkap Indra.
Timnas Indonesia U-16 berada satu grup dengan Jepang, China dan Arab Saudi di Grup D Piala Asia U-16 2020, yang dijadwalkan berlangsung di Bahrain pada 25 November - 12 Desember mendatang.
Kepastian tersebut didapatkan dari pengundian yang dilakukan AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (18/6/2020).
Grup D ini sendiri memang terbilang maut lantaran Jepang, China dan Arab Saudi sudah lebih dari satu kali menjadi tim terbaik di pentas Piala Asia U-16.
Baca Juga: Shin Tae-yong Curhat pada Media Korsel, Ini Respons PSSI
Jepang merupakan negara dengan gelar juara Piala Asia U-16 terbanyak, di mana mereka sudah juara tiga kali pada edisi 1994, 2006 dan 2018.
Adapun China dan Arab Saudi masing-masing sudah dua kali menjadi kampiun di kejuaraan tersebut.
Sementara itu, catatan terbaik Indonesia di Piala Asia U-16 adalah menduduki peringkat keempat pada tahun 2000. Sementara pada edisi dua tahun lalu, Timnas Indonesia U-16 menjadi perempatfinalis.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit