- Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah hilal tidak terlihat.
- Penggenapan Ramadan menjadi 30 hari dilakukan sesuai tradisi Islam berdasarkan pengamatan langsung komite rukyat.
- Libur Idul Fitri sektor swasta dan nirlaba di Saudi dimulai Rabu malam, 18 Maret, selama empat hari.
Suara.com - Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah hilal bulan Syawal tidak terlihat pada pemantauan yang dilakukan Rabu malam, 18 Maret 2026.
Dengan demikian, bulan Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari.
Komite rukyat yang bertugas memantau kemunculan bulan sabit memastikan tidak ada laporan terlihatnya hilal di berbagai wilayah.
Keputusan tersebut diambil sesuai tradisi Islam yang menetapkan awal bulan berdasarkan pengamatan langsung.
“Hilal tidak terlihat, sehingga Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari dan Idul Fitri jatuh pada hari Jumat,” demikian pernyataan resmi otoritas setempat seperti dilansir dari gulfnews
Pengumuman ini sekaligus memastikan jadwal libur nasional di Arab Saudi yang sebelumnya telah disiapkan pemerintah.
Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial menyatakan libur Idul Fitri untuk sektor swasta dan organisasi nirlaba dimulai sejak Rabu malam, 18 Maret, selama empat hari.
Juru bicara kementerian, Mohammed Al Ruzaiqi, mengatakan pengumuman lebih awal diperlukan agar perusahaan dapat mengatur jadwal kerja tanpa mengganggu layanan penting.
“Pengumuman ini bertujuan memberi kejelasan bagi pemberi kerja dan karyawan, sekaligus memastikan operasional sektor vital tetap berjalan,” ujarnya.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
Penetapan Idul Fitri oleh Arab Saudi biasanya menjadi rujukan bagi banyak negara Muslim di dunia, meski sebagian negara tetap menggunakan metode rukyat dan hisab masing-masing dalam menentukan awal Syawal.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor