Suara.com - Sejumlah kegiatan amal dilakukan Persebaya Surabaya di tengah pandemi virus corona. Teranyar, manajemen Bajul Ijo melakukan aksi mulia dengan membagikan beras kepada warga yang membutuhkan.
Persebaya membagikan beras kurang lebih seberat satu ton kepada pedagang kaki lima (PKL) di seputar wilayah Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu, (21/6/2020). Tak cuma itu, beberapa di antaranya juga dibagikan ke panti asuhan.
''Kami sediakan 200 paket beras yang kami beri nama 'Beras Bajol'. Setiap paket berisi berat seberat 5 kilogram. Ada lebih dari 100 PKL GBT yang menerima Beras Bajol,'' ujar Senior Manager Persebaya Store, Arizal Perdana, dikutip dari laman resmi klub.
''Lebihnya kami salurkan ke beberapa panti asuhan. Termasuk Panti Asuhan Bonek,'' tuturnya menambahkan.
Persebaya sendiri sudah melakukan hal serupa sejak April lalu. Program yang bertajuk 'Wani Berbagi' itu membidik para PKL serta warga yang membutuhkan.
Tak cuma itu, Persebaya juga membagikan alat pelindung diri (APD) ke beberapa rumah sakit. Kemudian selama bulan puasa kemarin, mereka juga berbagi takjil gratis.
''Sejak April kami sudah menyalurkan bantuan, salah satunya adalah APD ke rumah sakit. Lalu berbagi takjil selama bulan puasa,'' kata Rizal.
''Bulan ini kan spesial, ada hari lahirnya Persebaya. Sementara di GBT ada ratusan PKL yang menggantungkan nafkah ketika Persebaya bermain. Wujud bantuannya kami fokuskan ke kebutuhan pokok, yakni beras,'' lanjutnya.
Rizal menjelaskan, Beras Bajol adalah beras eksklusif keluaran Persebaya Store. Beras kategori premium ini sengaja dikemas ulang dengan menampakkan sosok buaya di kemasannya.
Baca Juga: Liga 1 2020 Resmi Dilanjutkan, Ini Harapan Persebaya Surabaya
Berita Terkait
-
Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium
-
Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun
-
Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin
-
Makan Pecel Lele Pedasnya Bisa Berkurang, Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu/Kg
-
Gabah Makin Mahal, Produsen Beras Berdarah-darah: Jual Mahal Kena HET, Jual Murah Nombok
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan