Suara.com - Sukses mengalahkan Athletic Bilbao di pertandingan sebelumnya, akhir pekan ini Barcelona gagal meraih kemenangan. Menghadapi Celta Vigo, Sabtu (27/6/2020), tim besutan Quique Setien dipaksa bermain imbang 2-2.
Pertandingan yang digelar di Abanca Balaidos, markas Celta, berlangsung cukup alot. Serangan cepat yang dibangun para pemain tuan rumah sempat membuat lini tengah Barcelona kedodoran.
Bahkan di menit 12, Jordi Alba menerima kartu kuning setelah menghentikan laju pemain Celta dengan tekel yang cukup keras.
Perlahan tapi pasti, Barcelona mulai menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas La Liga dan mendominasi. Apalagi jika bukan karena kelihaian dan kecepatan Lionel Messi.
'Sihir' Messi pula yang pada akhirnya membawa Barcelona unggul. Melewati pemain Celta, Messi melepaskan umpan terukur kepada Luis Suarez yang meneruskannya ke dalam gawang yang dikawal Ruben Blanco.
Skor 0-1 untuk keunggulan Barcelona bertahan hingga turun minum.
Lima menit bola bergulir di babak kedua, Celta Vigo berhasil menyamakan kedudukan. Menerima sodoran bola dari Okay Yokuslu, Fedor Smolov mengubah papan skor menjadi 1-1.
Papan skor kembali berubah di menit 67. Lagi-lagi berkat Lionel Messi, Luis Suarez mencatatkan gol keduanya di pertandingan ini sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-2.
Namun, keunggulan Barcelona tak berlangsung lama. Perubahan strategi yang dilakukan pelatih Oscar Garcia kembali memaksakan hasil imbang di papan skor.
Baca Juga: Klasemen Akhir Bundesliga 2019-2020: Bayern Angkat Trofi, Dortmund Berlutut
Iago Aspas mencetak gol di menit 88 sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.
Dengan tambahan satu poin, Barcelona yang saat ini mengantongi 69 poin berhasil menggeser Real Madrid (68 poin) dari puncak klasemen sementara La Liga. Akan tetapi, hal itu mungkin tak akan berlangsung lama.
Jika Madrid berhasil meraup poin penuh di jornada 32, maka Los Blancos akan kembali ke puncak klasemen dan mengungguli Barcelona dua poin.
Di jornada ke-32, Real Madrid akan bertandang ke markas Espanyol, Senin (29/6/2020) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey