Suara.com - Isaac Richards, kiper asal Australia yang memperkuat klub elite A-League, Adelaide United telah resmi banting setir. Ia meninggalkan sepakbola untuk mengejar karier sebagai petarung mixed martial arts (MMA).
Richards, yang dua kali memperkuat Adelaide United lintas ajang di kampanye 2019/2020, mengatakan bahwa ia bermain sepakbola untuk menjauh dari masalah.
Akan tetapi, MMA memang selalu menjadi 'bentuk ekspresi pribadinya'.
Richards sendiri masih berusia muda, yakni baru 21 tahun. Karena itu, mengejar karier di bidang lain tentu masih sangat memungkinkan.
"MMA selalu membantu saya memahami dan menangani emosi saya," ungkap Richards seperti dilansir laman resmi Adelaide United.
"Saya senang bisa membawa diri keluar dari zona nyaman saya, dan berharap bisa mendedikasikan hidup saya pada minat sejati saya; mixed martial arts. Saya hanya mengikuti kata hati saya," sambung jebolan tim muda Adelaide United itu.
Direktur Sepakbola Adelaide United, Bruce Djite pun menghormati serta mendukung keputusan Richards.
"Tidak setiap hari seorang pemain berjalan masuk ke kantor Anda, dan mengatakan bahwa ia ingin mencoba dan berhasil sebagai petarung MMA," tutur Ditje.
"Atas nama semua orang di Adelaide United, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Isaac atas kejujuran serta waktunya di klub. Kami semua dengan tulus mengharapkan yang terbaik untuk masa depannya."
Baca Juga: Hansi Flick Ogah Lepas Thiago Alcantara ke Liverpool
Berita Terkait
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
MMA Marketing Talk 2026 Siap Tetapkan Arah Industri Pemasaran dan Periklanan Indonesia
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Review The Smashing Machine: Kisah Nyata Paling Emosional di Ring MMA Dunia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan